KEDIRI – Melepas senja di Stadion Brawijaya, Jumat (12/6), justru menghadirkan kehangatan tersendiri bagi Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati. Di hari ulang tahunnya, perempuan yang akrab disapa Mbak Wali itu mendapat kejutan istimewa yang tak hanya menghadirkan senyum, tetapi juga rasa haru yang mendalam.
Di antara ratusan anggota Pramuka yang memenuhi stadion, hadir pula sosok yang begitu berarti dalam hidupnya, sang ayah, AKBP Edy Herwiyanto, yang baru kembali dari penugasan khusus Polda Jawa Timur di Jepang. Kehadiran keluarga, para pejabat Pemerintah Kota Kediri, Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Kediri, hingga komunitas sepak bola menjadikan momen tersebut terasa lebih istimewa.
Meski usai diguyur air dari mobil PMK dengan tubuhnya basah kuyup, Vinanda tampak tak mampu menyembunyikan rasa bahagia. Ia mengaku terkesan dengan kejutan yang diberikan, sekaligus melihatnya sebagai gambaran kuat tentang nilai kebersamaan dan gotong royong yang selama ini ditanamkan dalam gerakan Pramuka.
Menurutnya, semangat para anggota Pramuka Garuda yang tetap bertahan dari pagi hingga sore hari menjadi bukti bahwa generasi muda tidak hanya dituntut unggul secara akademik, tetapi juga memiliki ketangguhan fisik dan mental.
“Melalui Pramuka Garuda, kita ingin membentuk generasi yang tangguh. Mereka tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat secara fisik. Kegiatan berlangsung dari pagi sampai sore, namun mereka tetap ceria dan penuh semangat,” ujar Vinanda.
Lebih jauh, ia berharap Pramuka Garuda dapat menjadi salah satu aset penting Kota Kediri dalam menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas. Menurutnya, nilai-nilai karakter Pancasila yang ditanamkan sejak dini akan melahirkan generasi yang disiplin, bertanggung jawab, peduli terhadap lingkungan dan sesama, serta siap menghadapi tantangan era digital dan globalisasi.
Di balik suasana hangat perayaan tersebut, Vinanda juga menyampaikan pesan penting menjelang peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram. Ia menegaskan telah menginstruksikan Satpol PP bersama dinas terkait untuk meningkatkan pengawasan terhadap peredaran minuman keras ilegal di Kota Kediri.
Wali Kota mengajak seluruh masyarakat memanfaatkan momentum pergantian tahun Hijriah untuk memperkuat nilai-nilai spiritual dan menjaga harmoni sosial yang selama ini menjadi ciri khas Kota Kediri.
“Kota Kediri dikenal sebagai kota yang guyub dan rukun. Menyambut Tahun Baru Islam, saya mengajak seluruh warga untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT. Saya juga telah mengarahkan Satpol PP dan dinas terkait agar melakukan pengawasan ketat. Jika menemukan peredaran miras ilegal, silakan laporkan kepada pemerintah maupun kepolisian agar segera dapat ditindaklanjuti,” tegasnya.



