KEDIRI – Angin baru berembus di tubuh Polres Kediri Kota. Tongkat estafet kepemimpinan kini berada di tangan AKBP Kresno Wisnu Putranto, S.H., S.I.K., M.Si., seorang perwira yang ditempa oleh panjangnya perjalanan di dunia reserse dan penegakan hukum.
Ia resmi menggantikan AKBP Dr. Anggi Saputra Ibrahim, S.H., S.I.K., M.H., yang mendapat penugasan baru sebagai Kasubbaglekdikbangum Baglekdik Rodalpers SSDM Polri.
Bagi AKBP Wisnu, ruang penyidikan bukan sekadar tempat bekerja, melainkan medan pengabdian yang telah mengukir sebagian besar perjalanan kariernya. Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 2006 itu dikenal memiliki pengalaman panjang dalam mengungkap berbagai tindak kriminal, termasuk kasus narkotika berskala besar.
Salah satu rekam jejak yang menonjol adalah keterlibatannya dalam pengungkapan penyelundupan sabu dari Malaysia hingga operasi pengamanan sekitar 1,2 ton sabu di Aceh, yang menjadi salah satu pengungkapan narkotika terbesar di Indonesia.
Saat pertama kali memperkenalkan diri kepada jajaran Polres Kediri Kota, AKBP Wisnu tampil dengan gaya santai. Ia mengakui sebagian besar perjalanan dinasnya lebih banyak dihabiskan di bidang reserse dibandingkan pembinaan personel.
“Selama ini saya memang lebih banyak berkecimpung di bidang penegakan hukum daripada pembinaan,” ungkapnya di hadapan anggota.
Lahir di Malang sekitar 42 tahun lalu, AKBP Wisnu memiliki akar keluarga dari Kabupaten Nganjuk. Meski demikian, sebagian besar pengalamannya sebagai anggota Polri justru ditempa di berbagai daerah di luar Pulau Jawa.
Sebagai putra Jawa Timur, ia menyampaikan komitmennya untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Kediri Kota. Ia juga mengajak seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), personel kepolisian, serta masyarakat untuk bersama-sama menciptakan situasi yang aman dan kondusif.
“Izin untuk dibantu di Polres Kediri Kota. Sebagai putra Jawa Timur saya berkomitmen menjaga kamtibmas Kediri,” tegas AKBP Wisnu.
Karier kepolisian AKBP Wisnu dimulai di Kalimantan Timur sebagai Kepala SPKT Polres Bontang pada 2006. Setelah itu, ia dipercaya mengemban sejumlah jabatan, di antaranya Kaurmin Polres Bontang dan Kapolsek Teluk Dalam, Kutai Kartanegara.
Usai menempuh pendidikan di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) pada 2015, kariernya berlanjut di Polda Nusa Tenggara Timur sebagai Panit 2 Ditreskrimum. Pengalaman investigasinya kemudian semakin matang ketika bertugas di Ditreskrimsus Polda Metro Jaya sebelum dipercaya menjadi Kasat Resnarkoba Polres Tangerang Selatan.
Rentetan penugasan tersebut membentuk rekam jejaknya sebagai penyidik yang menangani beragam perkara, mulai dari tindak pidana umum hingga jaringan narkotika lintas daerah. Pengalaman itu kemudian membawanya mengikuti Pendidikan Reguler (Dikreg) pada 2022 sebelum dipercaya mengemban jabatan sebagai Kasubbagsumda Bagrenmin Divpropam Polri.
Kini, perwira satu angkatan AKPOL 2006 dengan pendahulunya itu menghadapi tantangan baru memimpin Polres Kediri Kota. Dengan bekal pengalaman panjang di bidang reserse dan penegakan hukum, masyarakat menaruh harapan agar kepemimpinannya mampu menjaga situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif sekaligus memperkuat penegakan hukum di wilayah Kota dan Kabupaten Kediri.
Laksana nahkoda yang datang membawa kompas pengalaman, AKBP Kresno Wisnu memulai babak baru pengabdiannya di Kediri. Di pundaknya kini bertumpu harapan agar keamanan tetap terjaga, hukum ditegakkan dengan profesional, dan kepercayaan masyarakat kepada institusi kepolisian terus tumbuh.
jurnalis : Sigit Cahya Setyawan



