KEDIRI – Upaya pencarian terhadap seorang siswa sekolah dasar yang dilaporkan hanyut di Sungai Bendo Mongal, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri, akhirnya membuahkan hasil. Setelah tiga hari pencarian intensif, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa (17/3) sore.
Korban diketahui bernama Arfan Hamada (7), siswa kelas 1 SD asal Dusun Sambirejo, Desa Tiron, Kecamatan Banyakan.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kediri, Stefanus Djoko Sukrisno, menjelaskan bahwa proses pencarian melibatkan berbagai unsur, mulai dari BPBD, Basarnas, TNI-Polri hingga relawan dan warga setempat.
“Tim kami bagi menjadi dua, yakni penyisiran menggunakan perahu karet serta pencarian manual di sepanjang aliran sungai. Korban ditemukan sekitar pukul 16.10 WIB, berjarak kurang lebih 1,5 kilometer dari titik awal diduga tenggelam,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolsek Banyakan AKP Joko Purwantono mengungkapkan kronologi kejadian. Peristiwa bermula pada Minggu (15/3) sekitar pukul 11.00 WIB, saat korban berpamitan kepada orang tuanya untuk bermain PlayStation dengan membawa sepeda.
Usai bermain, korban bersama seorang temannya menuju Sungai Bendo Mongal. Di lokasi tersebut, korban sempat berenang, sementara temannya menunggu di tepi sungai.
“Tidak lama kemudian korban sudah tidak terlihat di permukaan air,” terang Joko.
Saksi yang panik sempat berupaya mencari korban dengan menceburkan diri ke sungai, namun tidak berhasil. Karena takut dimarahi, ia tidak segera melaporkan kejadian tersebut kepada orang tua korban.
Kecurigaan baru muncul saat korban tidak kunjung pulang hingga sore hari. Orang tua bersama warga kemudian melakukan pencarian dan menemukan sepeda milik korban di sekitar lokasi sungai.
Setelah dilakukan penelusuran lebih lanjut, teman korban akhirnya mengakui kejadian tersebut pada malam harinya. Laporan kemudian diteruskan ke pihak kepolisian dan ditindaklanjuti dengan operasi pencarian oleh tim gabungan.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak, terutama di area berisiko seperti sungai.



