PKK Gerakkan UMKM di Kabupaten Kediri, Gelar Bazar Ramadan Libatkan 16 Paguyuban Usaha

KEDIRI — Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana memberikan hadiah belanja kepada 10 kader PKK dalam pembukaan Bazar Ramadan yang digelar di Pendopo Panjalu Jayati, Senin (9/3). Hadiah tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian para kader yang telah aktif menjalankan peran mereka selama puluhan tahun.

Kegiatan bazar yang digelar bersamaan dengan program Pondok Ramadan ini diselenggarakan oleh Tim Penggerak PKK Kabupaten Kediri bekerja sama dengan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro serta Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kabupaten Kediri.

Acara tersebut dihadiri oleh kader PKK dari berbagai desa dan kecamatan di Kabupaten Kediri.

Dalam kesempatan itu, Mas Dhito, sapaan akrab Bupati Kediri, memberikan kesempatan kepada 10 kader PKK senior untuk berbelanja langsung di bazar dengan biaya yang ditanggungnya.

“Silakan ibu-ibu belanja di bazar ini, pilih saja yang diinginkan, nanti saya yang membayar,” ujar Mas Dhito.

Penghargaan tersebut diberikan kepada kader PKK yang telah aktif mengabdi lebih dari 30 tahun, bahkan ada yang telah menjalankan peran sebagai kader hingga 54 tahun.

Menurut Mas Dhito, kader PKK merupakan mitra strategis pemerintah daerah dalam berbagai program pemberdayaan masyarakat. Peran mereka dinilai sangat penting, termasuk dalam mendukung berbagai program pembangunan daerah seperti upaya penurunan angka stunting melalui pendampingan keluarga.

Selain sebagai bentuk apresiasi, keberadaan bazar Ramadan ini juga diharapkan mampu mendorong perputaran ekonomi bagi pelaku usaha kecil dan menengah di Kabupaten Kediri.

Karena itu, Mas Dhito mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah maupun masyarakat untuk turut meramaikan kegiatan tersebut dengan berbelanja di stan UMKM yang tersedia.

“Nanti saya juga minta Ketua TP PKK untuk berkeliling dan memborong di setiap stan,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Kediri, Eriani Annisa Hanindhito, menyampaikan bahwa selain bazar, kegiatan ini juga diisi dengan program Pondok Ramadan yang bertujuan memperkuat nilai keimanan sekaligus menumbuhkan semangat berbagi dan kebaikan selama bulan suci.

Menurut Mbak Cicha—sapaan akrab Eriani Annisa—bazar Ramadan tersebut akan berlangsung selama lima hari, mulai 9 hingga 13 Maret 2026.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini melibatkan 16 paguyuban UMKM yang berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Kediri.

“Melalui kegiatan Pondok Ramadan ini kami juga menyediakan lapak bazar bagi pelaku UMKM. Harapannya, selama bulan Ramadan perekonomian para pelaku usaha kecil tetap dapat bergerak,” ujarnya.

Dengan adanya kegiatan ini, pemerintah daerah berharap bazar Ramadan tidak hanya menjadi sarana mempererat kebersamaan, tetapi juga mampu membantu meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat selama bulan suci hingga menjelang Hari Raya Idulfitri.