Investasi di Kota Kediri Terus Tumbuh 7,57 Persen, Tembus Rp1,66 Triliun pada 2025

KEDIRI – Kinerja investasi di Kota Kediri menunjukkan tren positif sepanjang 2025. Nilai realisasi investasi tercatat meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, menandakan semakin kuatnya kepercayaan investor terhadap iklim usaha di kota ini.

Berdasarkan data komparatif tahun 2024 dan 2025, total investasi pada 2024 tercatat sebesar Rp1,546 triliun. Angka tersebut naik menjadi Rp1,663 triliun pada 2025, atau tumbuh sekitar 7,57 persen.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Kediri, Edi Darmasto, menjelaskan bahwa peningkatan ini tidak lepas dari berbagai upaya pemerintah daerah dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif.

Menurutnya, stabilitas regulasi, kemudahan proses perizinan, serta pelayanan publik yang cepat dan transparan menjadi faktor utama yang mendorong pertumbuhan investasi di Kota Kediri.

“Hal ini menunjukkan semakin meningkatnya kepercayaan investor terhadap iklim usaha di Kota Kediri,” ujarnya.

Sejumlah sektor strategis masih menjadi penyumbang utama investasi. Di antaranya sektor perdagangan dan reparasi, transportasi, pergudangan dan telekomunikasi, industri makanan, konstruksi, serta perumahan dan kawasan perkantoran.

Edi menyebutkan, beberapa sektor bahkan mengalami lonjakan investasi yang cukup signifikan. Kondisi ini menandakan adanya ekspansi usaha sekaligus peningkatan kapasitas produksi dari para pelaku usaha.

“Kami melihat adanya penguatan investasi di sejumlah sektor, yang menunjukkan aktivitas ekonomi terus berkembang,” jelasnya.

Lebih dari sekadar peningkatan angka, pertumbuhan investasi ini juga menjadi indikasi penguatan struktur ekonomi daerah. Aktivitas usaha dinilai semakin mengarah pada sektor-sektor yang memiliki nilai tambah lebih tinggi.

Situasi tersebut memberikan sinyal positif bagi keberlanjutan pertumbuhan ekonomi Kota Kediri dalam jangka menengah maupun panjang.

Melihat tren yang terus meningkat, Pemerintah Kota Kediri juga membuka peluang seluas-luasnya bagi investor, baik dari dalam negeri maupun luar daerah.

Dengan posisi strategis di wilayah Jawa Timur, dukungan infrastruktur yang terus berkembang, serta potensi pasar yang dinamis, Kediri dinilai memiliki prospek besar sebagai tujuan investasi.

Pemerintah daerah, lanjut Edi, berkomitmen memberikan kepastian hukum, kemudahan layanan perizinan, serta pendampingan investasi yang responsif dan profesional.

“Momentum pertumbuhan ini menjadi waktu yang tepat bagi investor untuk ikut berkontribusi dalam pengembangan ekonomi daerah sekaligus meraih peluang bisnis yang berkelanjutan,” pungkasnya. (*)