Gubernur Khofifah saat serahkan bantuan (Wildan Wahid Hasyim)

Bansos Rp15 Miliar untuk Kediri, Khofifah: Negara Hadir Jaga Martabat Warga Rentan

Bagikan Berita :

KEDIRI – Suasana hangat penuh nuansa Ramadan terasa kental di Balai Rehabilitasi Sosial Bina Laras Kediri saat Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyapa langsung ratusan penerima bantuan sosial dalam agenda Sapa Bansos, Jumat (tanggal menyesuaikan).

Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, serta dihadiri jajaran pemerintah daerah Kediri Raya. Momentum tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus penguatan komitmen pemerintah dalam menjaga kesejahteraan masyarakat, khususnya kelompok rentan.

Dalam sambutannya, Khofifah menegaskan bahwa penyaluran bantuan sosial tidak sekadar berbentuk distribusi materi. Lebih dari itu, bansos adalah simbol nyata kehadiran negara dalam menjaga martabat dan nilai kemanusiaan, termasuk bagi penyandang disabilitas mental yang tengah menjalani proses rehabilitasi.

“Pemerintah Provinsi Jawa Timur tidak hanya hadir untuk urusan ekonomi, tetapi juga untuk urusan kemanusiaan. Kita ingin memastikan seluruh warga memiliki ruang harapan untuk pulih dan berdaya,” tegasnya.

Khofifah juga memberikan apresiasi kepada para pilar sosial seperti Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), SDM Program Keluarga Harapan (PKH), Taruna Siaga Bencana (Tagana), serta relawan sosial lainnya. Mereka dinilai sebagai garda terdepan dalam menjangkau masyarakat yang membutuhkan bantuan.

Ia bahkan menyinggung kiprah Tagana Jawa Timur yang mampu bergerak cepat hingga ke wilayah terdampak bencana di Aceh sejak hari-hari awal kejadian. Menurutnya, hal itu menjadi bukti dedikasi tanpa batas dari relawan sosial Jawa Timur.

Momen kebersamaan semakin khidmat ketika lantunan sholawat menggema di lokasi kegiatan. Ratusan penerima manfaat dan warga binaan rehabilitasi turut mengikuti dengan penuh penghayatan. Suasana haru pun terasa, mencerminkan kedekatan emosional antara pemimpin dan masyarakat yang dilayani.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Restu Novi Widiani, dalam laporannya menyampaikan bahwa total anggaran bantuan sosial yang dikelola Dinsos Jatim tahun ini mencapai lebih dari Rp160 miliar. Selain itu, bantuan keuangan khusus dan bantuan keuangan desa di seluruh Jawa Timur juga mencapai ratusan miliar rupiah.

Khusus untuk Kabupaten Kediri, total bantuan sosial dan bantuan keuangan yang disalurkan tahun ini mencapai lebih dari Rp15 miliar. Bantuan tersebut mencakup dukungan bagi masyarakat miskin, pelaku usaha kecil, serta kelompok rentan yang menjalani rehabilitasi sosial.

“Ini adalah ikhtiar bersama dalam mewujudkan Jawa Timur yang sejahtera, inklusif, dan berkeadilan,” ujar Restu.

Wakil Bupati Kediri, Dewi Maria Ulfa, menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Timur kepada masyarakat Kediri. Ia menyoroti langkah reaktivasi kepesertaan BPJS Kesehatan bagi puluhan ribu warga yang sebelumnya nonaktif, serta progres pembangunan Sekolah Rakyat sebagai bagian dari program nasional.

Menurutnya, bantuan sosial yang disalurkan pada bulan Ramadan menjelang Idulfitri ini memiliki makna yang sangat mendalam bagi masyarakat.

“Bantuan ini bukan hanya soal materi, tetapi bukti bahwa pemerintah hadir dan berjalan bersama masyarakat,” ungkap Dewi.

Senada dengan itu, Wakil Wali Kota Kediri menilai program bansos tersebut sejalan dengan upaya pengentasan kemiskinan dan penguatan ekonomi masyarakat di daerahnya.

Di tengah rangkaian kegiatan, suara tulus datang dari Sukardi (83), salah satu penerima bantuan sosial. Dengan logat Jawa yang khas, ia menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya.

“Nggih remen sanget. Mugi-mugi saged terus diparingi bantuan,” ujarnya singkat.

Melalui kegiatan Sapa Bansos ini, Pemerintah Provinsi Jawa Timur berharap bantuan yang disalurkan mampu meringankan beban masyarakat, memperkuat bantalan sosial, serta menjadi bagian dari amal kebaikan dan keberkahan Ramadan bagi seluruh pihak yang terlibat.

jurnalis : Wildan Wahid Hasyim
Bagikan Berita :