Mengenang Faisal Anggota Satpol PP Penjaga Rumah Dinas Walikota Kediri

Bagikan Berita :

KEDIRI — Duka menyelimuti lorong-lorong pengabdian. Keluarga besar Satpol PP kehilangan satu sosok terbaiknya, Faizal Pratama—yang akrab disapa Faisal—penjaga setia rumah dinas Wali Kota Vinanda Prameswati.

Kabar kepergiannya langsung menggema mengundang langkah cepat sang pemimpin kota untuk hadir di rumah duka, memberi penghormatan terakhir bagi abdi yang gugur usai laksanakan tugas.

Faisal dikenal bukan sekadar penjaga, melainkan pribadi yang meneduhkan. Santun dalam sikap, hangat dalam pergaulan. Disiplin baginya bukan beban, melainkan napas pengabdian. Kepercayaan yang dititipkan pimpinan dijaga dengan sepenuh jiwa—siang dan malam, tanpa keluh.

Namun takdir menulis akhir yang tak terduga. Sepulang menjalankan tugas, di Jalan Jaksa Agung Suprapto, benturan keras merenggut langkahnya untuk selamanya. Luka-luka menjadi saksi bisu perjuangannya, hingga hembusan napas terakhirnya pun terlepas dalam diam.

“Faisal adalah sosok dengan dedikasi yang tak tergoyahkan,” tutur Agus Setiono, rekan sepelayanan yang turut mengiringi kepergiannya. Kesaksian serupa datang dari Angga dan Andika—bahwa dalam setiap giliran jaga, Faisal selalu memastikan segalanya aman, seolah tak pernah ingin meninggalkan celah bagi kelalaian.

Meski hanya berstatus honorer, semangatnya menjulang setinggi langit pengabdian. Tidak pernah surut, tidak pernah setengah hati.

Kini, jasadnya telah kembali ke tanah, dimakamkan di Banjarjo, Ngadiluwih—tempat ia menanam cinta bersama keluarga. Di sanalah, sunyi menjadi pelukan terakhir.

“Almarhum anak Vespa, baik dan sopan,” kenang HM. Anang Kurniawan, Kepala Dinas Perkim, dengan mata yang menyimpan jejak kehilangan.

Dan Faisal pun pergi—meninggalkan jejak ketulusan, yang akan terus hidup dalam ingatan. Sebab pengabdian sejati tak pernah benar-benar usai; ia hanya berpindah, dari dunia yang fana, menuju keabadian yang lebih tenang.

jurnalis : Nanang Priyo Basuki
Bagikan Berita :