foto : satpol PP kabupaten kediri

Toko Bangunan di Kediri Ludes Terbakar, Kerugian Ternyata Capai Rp15 Miliar

KEDIRI Libur panjang tak menyurutkan semangat para petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Kabupaten Kediri untuk terus siaga melayani masyarakat. Pada Selasa pagi (13/5), mereka dikerahkan secara penuh untuk memadamkan kebakaran hebat yang melanda sebuah toko bangunan Lita Jaya, milik Sugeng di Dusun Kepung Barat, Desa Kepung, Kecamatan Kepung.

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 09.15 WIB ini berlangsung dramatis. Api dengan cepat melalap seluruh isi bangunan hingga tak tersisa, menyebabkan kerugian besar yang ditaksir mencapai Rp15 miliar. Plt. Kasatpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, langsung turun ke lokasi untuk memimpin proses evakuasi dan pemadaman.

Begitu laporan kami terima, seluruh tim langsung kami kerahkan ke lokasi,” ujar Kaleb.

Penyebab awal kebakaran diduga berasal dari kelalaian dua karyawan yang sedang mengepak thiner sambil merokok. Uap dari thiner yang mudah terbakar kemungkinan besar tersulut api dari rokok, lalu memicu ledakan dan kobaran api yang cepat menyebar ke seluruh bangunan.

Untuk memadamkan api, enam unit armada dikerahkan, termasuk lima truk tangki berkapasitas 5000 liter dari Pos Pare, Pos Grogol, dan Damkar Kota Kediri, serta satu unit tangki 3000 liter dari Pos Ngadiluwih. Satu unit mobil rescue dari Pos Pare juga diturunkan untuk membantu proses evakuasi dan penanganan.

Proses pemadaman berlangsung hingga sekitar pukul 13.00 WIB. Meski tidak ada korban jiwa, satu orang mengalami luka ringan akibat terkena uap panas dari thiner. Sayangnya, tak ada satu pun barang atau aset yang berhasil diselamatkan, semua hangus terbakar.

Atas kejadian ini, Kaleb mengimbau masyarakat, terutama para pelaku usaha, untuk lebih berhati-hati dalam menangani bahan kimia yang mudah terbakar. Ia juga menegaskan pentingnya larangan merokok di area yang berpotensi tinggi terjadi kebakaran.

Saat ini, pihak Polres Kediri masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti dari insiden kebakaran ini.

jurnalis : riza Husna Silfiyya