Pertemuan di Kantor Redaksi kediritangguh.co (istimewa)

Permintaan Maaf Pemilik Bacchus Pool and Lounge kepada Redaksi dan Rekan Indonesia

Bagikan Berita :

KEDIRI – Mendatangi Kantor Redaksi kediritangguh.co, Kamis (24/08) sore. Darius Marcell Pranajaya selaku pemilik usaha Bacchus Pool and Lounge didampingi Sinaga yang kini dipercaya menggelola usaha. Berada di Jalan Letjen Sutoyo 72 Kelurahan Bangsal Kecamatan Pesantren.

Bertujuan menyampaikan permintaan maaf atas kabar tidak benar (hoax). Bahwa pihak redaksi telah meminta sejumlah uang kepadanya. Dia juga meminta maaf kepada Bagus Romadhon selaku Ketua LSM Relawan Kesehatan (Rekan) Jawa Timur. Juga tersebar kabar, telah meminta uang kepada dirinya mencapai Rp. 50 juta.

“Kedatangan saya kemari untuk meminta maaf baik secara pribadi maupun perusahaan. Bahwa tidak benar dari pihak kediritangguh maupun dari relawan kesehatan telah meminta atau memaksa menyerahkan uang kepada kami. Kami juga belum pernah memberikan apapun baik berupa uang ataupun barang,” ucap Marcell.

Dia juga membenarkan, bahwa kabar ini santer terdengar bahkan hingga terdengar di jajaran tokoh masyarakat dan pejabat di Kediri.

“Justru saya yang dulu, awalnya datang ingin bertemu dengan Pak Nanang (pimpinan kediritangguh), untuk menjalin kerjasama. Kami juga telah dibantu penayangan berita positif terkait usaha kami,” terangnya.

Dia juga mengaku kaget kemudian muncul kabar seolah-olah ada permintaan dan terkesan pemerasan kepada dirinya. “Saya tegaskan kabar tersebut tidak benar. Kami belum berikan dalam bentuk apapun sebagai bentuk kompensasi kerjasama yang kami tawarkan. Bahkan Pak Nanang saat kami beri uang transport pun tidak mau terima saat pertemuan awal,” imbuhnya.

Bagus Romadhon dikonfirmasi usai pertemuan membenarkan. Kehadiran Marcell untuk klarifikasi kemudian dilanjutkan meminta maaf dan selanjutnya meminta bantuan mengurus ijin usaha Bacchus.

“Saya maupun dengan Pak Nanang telah sepakat, bahwa kita adalah tenaga profesional. Bahwa fitnah tersebut telah berkembang luas dan ternyata diakui juga oleh pihak Bacchus mendengar. Namun sayangnya, kenapa baru hari ini, mereka menyatakan permintaan maaf,” jelas Bagus.

Permintaan maaf jelas diterima, lanjut Ketua Rekan Indonesia Jawa Timur. Namun terkait dimintai bantuan untuk menggurus ijin usahanya, ditegaskan, bahwa sepakat tidak akan turut campur terkait usaha hiburan malam ini.

“Kami telah sepakat tidak mau cawe-cawe. Pihak Bacchus juga mengaku telah punya tim tengah mengurus ijin di pemerintah kota. Kita lihat saja, awalnya mengaku telah kantongi ijin melalui OSS, apakah mendapat restu dari pemangku wilayah Kota Kediri,” terang Bagus Romadhon.

Meski pun dikabarkan, terangnya, ada beking oknum TNI ataupun Polri. Rasanya kemungkinan kecil, Bacchus ini akan mendapatkan ijin operasional.

“Saya menyakini, Bapak Wali Kota Kediri tidak bakal menggeluarkan ijin. Akan beresiko tinggi jika ijin operasional ini turun, apalagi warga sekitar bergejolak lalu ternyata telah beroperasi dengan dalih tasyakuran dan hari keduanya cek sound,” terang Bagus.

Bahkan, pihak pihak Rekan Indonesia bakal melayangkan surat kepada Kasatpol PP Kota Kediri dan Kapolres Kediri Kota terkait pendirian tempat hiburan malam ini. “Bila ingin stabilitas Kota Kediri aman, monggo dikaji ulang. Apalagi ini sudah memasuki tahun politik,” ucapnya.

editor : redaksi kediritangguh
Bagikan Berita :