foto : Sigit Cahya Setyawan

Mobil Siaga Desa Kaliboto Tarokan Mangkrak 4 Bulan di Bengkel, Kades Berdalih ‘Nunut Parkir’

KEDIRI – Mobil Siaga Desa Kaliboto Kecamatan Tarokan mangkrak di bengkel hingga 4 bulan, bikin warga bertanya-tanya! 

Aduan masuk ke redaksi kediritangguh.co meminta permasalahan ini diteruskan langsung kepada Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana. Dimana program pengadaan mobil siaga yang digagas langsung Mas Dhito sapaan akrab Bupati Kediri, untuk meningkatkan pelayanan kesehatan dan sosial hingga ke tingkat desa.

“Mohon disampaikan ke Pak Bupati, kami percaya melalui kediritangguh.co, pesan ini akan tersampaikan kepada beliau, ini demi kepentingan rakyat dan mobil tersebut menggunakan uang rakyat,” ungkap salah satu warga setempat, Desa Kaliboto Kecamatan Tarokan.

Namun yang terjadi, justru mobil AG 1229 AP yang seharusnya melayani masyarakat ini terjebak di bengkel karena kerusakan mesin akibat kehabisan oli.

Pemilik bengkel, Salamun, mengungkapkan perbaikan sudah selesai dengan biaya Rp6 juta, jauh lebih murah dibandingkan bengkel lain yang bisa menagih hingga Rp10 juta. Namun, kendaraan tak kunjung diambil pihak desa.

Melalui Kades Kaliboto, Ropingi, saat dikonfirmasi justru berdalih sengaja menaruh mobil di bengkel karena merasa pemiliknya “sudah keluarga” dan mobil dianggap aman. Sementara pelayanan warga tetap berjalan lancar berkat dua kendaraan pribadi milik kepala desa yang disiapkan sebagai pengganti.

Ropingi menambahkan, mobil siaga sempat macet karena kehabisan oli, namun perawatan rutin terus dilakukan, termasuk penggantian ban dan pembayaran pajak. Ia memastikan mobil akan segera kembali beroperasi untuk melayani masyarakat.

“Mobil desa itu sebelum jadi kades saya sudah punya jenis APV yang sama persis dengan mobil masyarakat itu. Jadi ketika mobil masyarakat itu libur, maka dua mobil pribadi saya berjalan,” jelas Ropingi.

Ia memastikan pelayanan kepada warga tetap aktif selama 24 jam dengan dukungan sopir khusus yang telah ditunjuk desa. Dia pun akhirnya mengakui jika terdapat persoalan terkait kerusakan mobil desa.

“Itu nanti pokoknya segera kami selesaikan. Waktu itu macet karena kehabisan oli. Itu perawatan terus, kami habis ganti ban dan her pajak juga,” pungkasnya.

jurnalis : Sigit Cahya Setyawan – Nanang Priyo Basuki