KEDIRI – Salah satu upaya menjaga kelestarian satwa khususnya burung, dimana keberadaan daerah ini berada di antara Gunung Wilis dan Gunung Kelud. Ditunjukkan Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana di Kabupaten Kediri, dengan diselenggarakan lomba burung Piala Kerajaan Kediri III. Bekerjasama dengan organisasi Pelestari Burung Indonesia (PBI) di halaman belakang kantor Pemkab Kediri, Minggu (26/11).
“Saya titip kalau memang ada satwa burung yang langka atau perlu perawatan ekstra, treatment ekstra, tolong kami pemerintah diberitahu lokasinya dimana, titiknya dimana nanti akan kami rawat supaya tidak ada populasi satwa yang punah terutama burung dalam hal ini,” ungkap Bupati dalam sambutannya.
Lomba burung digelar PBI Cabang Kabupaten Kediri ini diikuti ribuan peserta dari berbagai daerah di tanah air. Beragam burung dilombakan dalam event ini, seperti murai batu, cucak hijau, kacer, cendet, dan berbagi jenis burung lain.
Melihat antusias peserta, bupati berharap perlombaan ini dapat terus digelar pada tahun-tahun mendatang. Pemerintah Kabupaten Kediri diakui siap mensuport pelaksaan perlombaan burung tersebut.
“Tahun ini sekitar 1000 peserta, harapannya nanti tahun 2024 bisa 3.000 sampai 5.000 peserta,” terang Mas Dhito sapaan akrab bupati.
Ajang Silahturahmi dan Pemberdayaan UMKM

Sementara itu, Ketua Umum PBI Pusat Bagiya Rakhmadi mengapresiasi kegiatan perlombaan burung yang diinisiasi PBI Cabang Kabupaten Kediri. Dia menekankan PBI merupakan organisasi yang memiliki visi misi utama dalam pelestarian satwa burung di Indonesia.
“Yang utama adalah pelestarian satwa, lomba burung itu hanya bagian untuk memperkenalkan hasil tangkaran,” terangnya.
Bagiya berharap kelestarian satwa burung di alam liar maupun yang ada di penangkaran bisa berjalan seimbang. Hal ini karena penangkaran burung berkicau telah menjadi usaha mulai banyak dilirik karena mampu menumbuhkan perekonomian warga.
“Saya berharap para penangkar binaan PBI Kabupaten Kediri bisa eksis, bertambah banyak dan menghidupkan perekonomian di Kabupaten Kediri,” ucapnya.
Ketua PBI Jawa Timur Heri Soegihono menambahkan, adanya perlombaan burung diakui dapat mendongkrak pelaku UMKM seperti pengrajin sangkar. Diakui Kediri menjadi daerah yang memiliki cukup banyak pengrajin sangkar, termasuk peternak burung berkicau.
“Kediri termasuk gudangnya peternak murai batu, dan kenari,” tandasnya.
Wisnu merupakan salah satu peserta dari Surabaya. Meskipun tidak menargetkan menang, ia berharap dengan mengikuti lomba ini juga mempererat tali persaudaraan antar pecinta dan pelestari burung.
“Tujuannya ikut lomba burung ini ya menjalin dan mempererat silaturahmi. Tidak ada target khusus juara yang terpenting bisa menjalin silaturahmi dan kompak” jelasnya
Jurnalis : Wildan Wahid Hasyim Editor : Nanang Priyo BasukiBagikan Berita :









