KEDIRI – Persik Kediri membidik kebangkitan saat menjamu Persis Solo pada lanjutan kompetisi yang digelar di Stadion Brawijaya, Jumat sore (27/12). Meski Persis saat ini terpuruk di dasar klasemen, tim tamu dipastikan bukan lawan yang bisa dianggap enteng.
Pelatih Persik, Marcos Reina, menegaskan timnya harus tampil penuh konsentrasi. Ia menilai komposisi pemain Persis, baik lokal maupun asing, memiliki kualitas yang berbahaya jika tidak diantisipasi dengan baik.
“Persis Solo punya banyak pemain berkualitas. Memang posisi mereka di klasemen belum bagus, tapi justru itu membuat kami harus lebih waspada dan tampil maksimal,” ujar Marcos.
Lebih lanjut, Marcos menyebut proses pembentukan skuad Persik masih terus berjalan. Evaluasi dari pertandingan sebelumnya menjadi fokus utama, khususnya terkait menjaga konsistensi permainan sepanjang 90 menit.
“Di laga terakhir, kami bermain cukup baik di babak pertama. Namun di babak kedua performa menurun. Itu bagian dari proses dan harus segera kami benahi,” jelasnya.
Sementara itu, dari kubu tim tamu, pelatih Persis Solo Milomir Seslija tak menampik penampilan buruk anak asuhnya pada pertandingan terakhir. Meski demikian, ia optimistis timnya mampu bangkit saat menghadapi Persik.
“Kami tahu di mana letak masalahnya dan sedang berusaha memperbaikinya, terutama dalam organisasi bertahan. Saat kalah, kami tidak saling menyalahkan, justru saling memberi dukungan,” ungkap Milomir.
Ia juga menilai absennya sejumlah pemain akibat akumulasi kartu bisa menjadi kesempatan bagi pemain lain untuk membuktikan kemampuan mereka di lapangan.
Dalam laga ini, Persis dipastikan tanpa diperkuat Sho Yamamoto yang dikabarkan absen. Sementara Persik masih belum bisa menurunkan Telmo Castenheira yang tengah mengalami cedera.
Duel Persik kontra Persis diprediksi berlangsung ketat dan penuh tensi. Macan Putih membawa misi bangkit di hadapan pendukung sendiri, sedangkan Laskar Sambernyawa berjuang keras keluar dari tekanan sebagai juru kunci klasemen.









