KEDIRI – Komunitas pecinta motor RX King menunjukkan sisi berbeda dalam gelaran Jambore Daerah (Jamda) I RX King Indonesia Region Jawa Timur 2. Tak hanya menjadi ajang berkumpul dan mempererat silaturahmi antarpecinta otomotif, kegiatan yang berlangsung di kawasan GOR Joyoboyo, Kota Kediri, Sabtu (11/7), juga diwarnai aksi sosial berupa pemberian bantuan kepada pelaku usaha bengkel kecil.
Aksi kepedulian tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-1.147 Kota Kediri. Melalui kegiatan ini, komunitas RX King ingin menunjukkan bahwa keberadaan mereka tidak hanya berkaitan dengan dunia otomotif, tetapi juga mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Jamda I RX King Indonesia Region Jawa Timur 2 diikuti ratusan peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan tersebut turut dihadiri Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati, Wakil Wali Kota Qowimuddin Thoha, Pembina RX King Indonesia Region Jawa Timur 2 sekaligus Ketua Umum IMI Kota Kediri terpilih AKBP Edy Herwiyanto, Presiden Yamaha RX King Indonesia Hartono, jajaran Forkopimda, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta anggota DPRD Kota Kediri.
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memberikan apresiasi terhadap langkah komunitas RX King yang menghadirkan kegiatan bernilai positif bagi masyarakat.
Menurutnya, komunitas otomotif memiliki peran besar dalam membangun kebersamaan sekaligus menciptakan dampak sosial yang bermanfaat.
“Saya berharap komunitas RX King tidak hanya dikenal karena hobi otomotifnya, tetapi juga karena kontribusi positif serta nilai-nilai kebersamaan yang dimilikinya,” ujar Vinanda.
Ubah Citra RX King Lewat Aksi Nyata
Kegiatan sosial menjadi salah satu agenda utama dalam Jamda I RX King Indonesia Region Jawa Timur 2. Panitia memberikan bantuan kepada sejumlah pelaku usaha bengkel kecil di Kota Kediri sebagai bentuk dukungan terhadap perkembangan UMKM sektor otomotif.
Pembina RX King Indonesia Region Jawa Timur 2, Okky Dimas Rangga Wijaya, mengatakan program tersebut sengaja dihadirkan untuk memperlihatkan sisi lain komunitas RX King yang selama ini kerap mendapat berbagai anggapan negatif.
“Kami ingin membangun citra bahwa RX King tidak selalu dipandang negatif. Kami ingin menunjukkan bahwa komunitas RX King juga memiliki kepedulian dan bisa memberikan manfaat melalui kegiatan sosial,” kata Okky.
Ia menjelaskan, bantuan diberikan kepada beberapa bengkel kecil yang tersebar di tiga kecamatan di Kota Kediri. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu para pelaku usaha memperbaiki fasilitas maupun menambah perlengkapan kerja mereka.
Menurut Okky, keberadaan bengkel kecil memiliki peran penting dalam mendukung ekosistem otomotif, terutama bagi masyarakat yang menggantungkan hidup dari jasa perbaikan kendaraan.
Bantuan Jadi Penyemangat Pelaku Bengkel Kecil
Salah satu penerima bantuan adalah Aga, pemilik bengkel di Kelurahan Ketami Santren. Ia mengaku senang dan bersyukur karena mendapat perhatian dari komunitas RX King.
Aga menyebut bantuan tersebut menjadi pengalaman pertama baginya menerima dukungan dari komunitas otomotif. Rencananya, dana bantuan akan digunakan untuk membeli sejumlah peralatan bengkel yang masih belum tersedia.
“Bantuan ini rencananya akan saya gunakan untuk membeli perlengkapan bengkel. Masih banyak alat yang belum lengkap,” ungkap Aga.
Menurutnya, tambahan peralatan akan membantu meningkatkan pelayanan kepada pelanggan sekaligus mendukung perkembangan usaha bengkelnya.
Gelaran Jamda I RX King Indonesia Region Jawa Timur 2 menjadi bukti bahwa komunitas otomotif dapat mengambil peran lebih luas di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan silaturahmi, kepedulian sosial, dan dukungan terhadap UMKM, komunitas RX King berupaya membangun hubungan yang lebih positif dengan lingkungan sekitar.
Aksi pemberian bantuan kepada pelaku bengkel kecil tersebut sekaligus menjadi langkah nyata untuk mengubah pandangan negatif terhadap komunitas RX King. Mereka ingin membuktikan bahwa hobi otomotif dapat berjalan berdampingan dengan kegiatan sosial yang membawa manfaat bagi banyak orang.
Dengan semangat kebersamaan, komunitas RX King berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan di berbagai daerah sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat dan penguatan solidaritas antaranggota komunitas.
jurnalis : Anisa Fadila



