Mas Dhito di Stand Kecamatan Ngasem (Kintan Kinari Astuti)

Hadiri Pameran UMKM Jadul, Rangkaian Hari Jadi Kabupaten Kediri di SLG Selama Sepekan

Bagikan Berita :

KEDIRI – Dalam rangka memperingati hari jadi Kabupaten Kediri yang ke-1219, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana membuka Pameran UMKM Jadul Adhiyasa Budaya, pada Rabu (8/3). Mas Dhito sapaan akrabnya mengajak seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kediri untuk membeli produk lokal UMKM. Pameran ini direncanakan berlangsung selama satu pekan di Kawasan Simpang Lima Gumul (SLG)

Bagi orang nomor satu di Kabupaten Kediri, bahwa gerakan membeli produk UMKM, merupakan salah satu cara efektif membantu pelaku usaha mikro. “Tadi sudah ada beberapa UMKM baru yang berusia 2 bulan dan ada yang berusia 3 bulan. Harapannya embrio UMKM terus bisa ditemukan di Kabupaten Kediri dengan segala inovasi yang ada,” ungkapnya.

Dia kemudian menjelaskan, seiring akan diresmikan bandara udara skala internasional, maka produk UMKM ini bisa menjadi oleh-oleh khas Kabupaten Kediri.  Dalam pameran ini terdapat 84 stan bazzar. Mulai dari perwakilan masing-masing SKPD, 26 Kecamatan, paguyuban UMKM, perbankan, BPOM, Kemenag, Bea Cukai dan lainnya.

Bentuk nyata dukungan diberikan Mas Dhito, setiap mengunjungi UMKM, selalu membeli produk untuk dibawanya pulang. Dia pun berkesempatan mencoba beberapa olahan dari nanas dan rosella. “Seperti pie nanas lalu teh rosella ini merupakan salah satu komoditas unggulan di Kabupaten Kediri dan akan kita kembangkan,” jelasnya.

Diterangkan Mamiek Amiyati, selaku Plt Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro. Pameran kali ini mengusung konsep jadul agar tidak monoton. Selain itu konsep ini juga menggambarkan suatu kesederhanaan dan kerukunan. “Lalu UMKM berbudaya itu diharapkan mereka akan memiliki skill yang dikembangkan untuk mengembangkan produk-produk UMKM mereka,” ujar Mamiek.

Jurnalis : Kintan Kinari Astuti
Editor : Nanang Priyo Basuki
Bagikan Berita :