KEDIRI — Seorang pria bernama Muhammad Zainul Arifin (50), warga Kecamatan Kunjang, Kabupaten Kediri, ditemukan meninggal dunia setelah tertabrak kereta api di jalur rel wilayah Kecamatan Papar, Rabu (25/3) pagi.
Peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WIB di KM 205+6/7 petak jalan Purwoasri–Papar, tepatnya di Desa Tanon. Korban mengalami luka fatal di bagian kepala serta patah pada kedua tangan dan kaki.
Kapolsek Papar AKP Sriati, S.H., menjelaskan, insiden terjadi saat Kereta Api Singasari relasi Pasar Senen–Blitar melintas dari arah utara menuju selatan. Masinis sempat melaporkan adanya seseorang yang tertemper di jalur tersebut.
“Korban sebelumnya terlihat duduk di sisi timur rel dengan jarak kurang lebih satu meter. Saat kereta berada sekitar 50 meter dari lokasi, korban tiba-tiba melompat ke rel hingga tertabrak bagian depan lokomotif,” ujar Sriati.
Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti petugas. Kepala Regu Polsuska wilayah kerja Ngujang–Kertosono bersama petugas Stasiun Purwoasri dan Papar segera menuju lokasi untuk melakukan pengecekan.
Sekitar pukul 10.15 WIB, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di tengah jalur rel dengan luka parah. Petugas kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengamankan sejumlah barang milik korban, seperti identitas diri, telepon genggam, uang tunai, dan sepeda motor yang berada di sekitar lokasi.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, polisi menduga peristiwa tersebut merupakan aksi bunuh diri. Dugaan ini diperkuat dengan informasi mengenai kondisi psikologis korban yang disebut tengah mengalami tekanan akibat persoalan pribadi.
“Untuk sementara, motif diduga karena depresi atau masalah pribadi yang dihadapi korban,” tegas Sriati.
Meski demikian, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman guna memastikan secara menyeluruh kronologi dan penyebab kejadian.
Kapolsek Papar juga mengimbau masyarakat agar tidak menghadapi persoalan hidup secara sendiri. Ia menekankan pentingnya membuka komunikasi dengan keluarga maupun lingkungan sekitar sebagai upaya pencegahan.









