Dari Kediri untuk Korban Bencana NTT, Mbak Wali : Mereka Tidak Sendiri

✓ Link berhasil disalin

KEDIRI – Di tengah kabar duka yang datang dari Nusa Tenggara Timur (NTT), kepedulian bergerak dari Kota Kediri, Jawa Timur. Kamis (20/8/2026) pagi, Pemerintah Kota Kediri melepas bantuan kemanusiaan bagi masyarakat yang terdampak gempa bumi di NTT.

Bantuan tersebut diberangkatkan langsung oleh Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati dari halaman Balai Kota Kediri sekitar pukul 07.30 WIB.

Bukan hanya barang, logistik yang dikumpulkan dari berbagai elemen di Kota Kediri membawa pesan sederhana: mereka yang sedang tertimpa musibah tidak berjalan sendirian.

Ribuan kebutuhan dasar dihimpun untuk membantu masyarakat terdampak, mulai dari makanan dan minuman, perlengkapan pengungsian, kebutuhan bayi dan kelompok rentan, hingga perlengkapan sanitasi serta kebersihan.

Dari sektor makanan dan nutrisi, bantuan yang terkumpul antara lain 4.888 pcs mi instan, 2.396 pcs air mineral, 60 pcs minuman instan, 744 pcs makanan siap saji, 305 pcs biskuit, 120 pcs susu UHT, 86 pcs susu formula, 282 pcs makanan bayi, 30 pcs sarden, 29 pcs snack, 12 pcs minyak goreng, 425 pcs saus, dan 50 pack beras.

Untuk menunjang kebutuhan selama berada di pengungsian, masyarakat NTT juga akan menerima 274 pcs selimut, 4 pcs bad cover, 50 pcs terpal, 36 pcs tenda gulung, 48 pcs celana dalam wanita, serta 1 pcs tempat makan bayi.

Kebutuhan kebersihan dan sanitasi turut menjadi perhatian. Bantuan yang dikirim mencakup 1.061 pcs popok anak, 41 pcs popok dewasa, 498 pcs pembalut, 54 pcs handuk, 267 pcs detergen, 197 pcs sabun mandi, 186 pcs pasta gigi, 31 pcs sikat gigi, 17 pcs sabun cuci, 876 pcs sampo, serta 39 pcs obat-obatan.

Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menyampaikan empati mendalam kepada masyarakat yang tengah menghadapi dampak bencana. Ia berharap bantuan tersebut dapat menjadi sedikit penguat bagi warga NTT di tengah situasi sulit.

“Atas nama Pemerintah Kota Kediri, saya ingin menyampaikan rasa prihatin serta empati sedalam-dalamnya. Semoga bantuan yang nantinya akan disalurkan ini bisa sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang ada di NTT. Ini juga menjadi bukti bahwa mereka tidak sendiri dalam menghadapi musibah,” kata Vinanda.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang ikut menggerakkan pengumpulan bantuan. Menurutnya, kepedulian tersebut menjadi gambaran nyata semangat gotong royong yang masih tumbuh di tengah masyarakat.

Kepada tim yang bertugas menyalurkan bantuan, Vinanda berpesan agar seluruh bantuan diberikan secara aman, tertib, dan tepat sasaran.

“Betul-betul diberikan kepada orang yang benar-benar membutuhkan bantuan. Saya juga berdoa, semoga saudara-saudara kita senantiasa diberikan ketabahan, kesabaran dan kesehatan,” ujarnya.

Pengumpulan bantuan tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari instansi pemerintah, komunitas, hingga masyarakat yang memberikan bantuan secara individu.

Dari Kediri, bantuan kemudian akan dihimpun bersama bantuan dari sejumlah daerah lain di Jawa Timur sebelum dikirimkan secara serentak menuju NTT. Berbagai kebutuhan seperti selimut, tenda, makanan instan, makanan bayi, obat-obatan, perlengkapan mandi, dan kebutuhan dasar lainnya menjadi bagian dari bantuan yang dikumpulkan.

Bagi Vinanda, bantuan itu bukan sekadar deretan barang yang dikirim menuju daerah terdampak. Ada semangat kemanusiaan dan gotong royong yang ikut berjalan bersamanya.

“Semoga ini bermanfaat dan bisa meringankan beban bagi saudara-saudara kita yang saat ini sedang menghadapi musibah. Ini menunjukkan bahwa kita tetap menjaga nilai-nilai kemerdekaan, salah satunya adalah gotong royong serta kepedulian terhadap sesama,” pungkasnya.

Dalam pelepasan bantuan tersebut turut hadir Pj. Sekretaris Daerah Kota Kediri Endang Kartika Sari, para asisten, staf ahli, kepala OPD, direktur BUMD, camat se-Kota Kediri, serta pegawai Pemerintah Kota Kediri.