Zamrony, Modin Kelurahan Bujel dikabarkan terlibat perkelahian (istimewa)

Duel Rebutan Janda, Modin Bujel Terluka Parah

KEDIRI – Oknum perangkat Kelurahan Bujel Kecamatan Mojoroto Kota Kediri dikabarkan harus menjalani perawatan medis di RSUD Gambiran. Diketahui bernama Zamrony, sehari-sehari sebagai modin, mengalami luka cukup serius usai terlibat perkelahian pada Selasa malam. Dari sejumlah sumber didapat keterangan, perkelahian ini terjadi di depan studio foto tidak jauh dari Kantor Kelurahan Bujel. Adapun lawan duel modin ini, adalah calon pengantin pria hendak foto untuk persiapan pernikahan di studio foto tersebut.

Menurut sumber kediritangguh.co, saat pasangan pengantin foto ini tengah persiapan hendak foto pre-wedding, kemudian didatangi Zamrony. Kedatangan Modin ini untuk menjelaskan bahwa calon pengantin perempuan ini sebenarnya perempuan pernah dilamarnya.

Namun lamaran ini kemudian ditolak oleh perempuan, dikabarkan merupakan warga Mojo. Diduga terjadi kesalahpahaman, akhirnya terjadi cekcok dengan calon pengantin laki-laki diketahui merupakan tenaga pengajar di salah satu SD di Kota Kediri.

Akibat perkelahian ini, justru Modin yang mengalami luka parah dan harus menjalani perawatan medis. “Kejadin ini beberapa hari lalu, ada keributan antara oknum guru SD dengan Modin. Motifnya rebutan calon istri merupakan janda telah beranak satu.

Pada Rabu malam lalu, kami sebenarnya berusaha untuk melakukan mediasi. Namun dari pihak keluarga Modin tidak dapat hadir dengan alasan fokus untuk pengobatan,” ungkap Mujiyo, Kepala Kelurahan Bujel, saat dikonfirmasi Jumat (15/07).

Hingga kemudian muncul di salah satu media online, bahwa keluarga Modin berniat membawa kasus ini ke ranah pidana dengan menggunakan jasa pengacara. Hingga berita ini diturunkan, didapat kabar Modin masih menjalani perawatan medis karena harus menjalani operasi.

Mujiyo sebenarnya berharap agar kasus ini tidak dibawa ke ranah pidana. Kejadian di atas juga menjadi keprihatinan Roy Kurnia Irawan, salah satu LSM di Kediri. Bagaimana para pihak tidak bisa menjaga diri kemudian emosi dan terlibat perkelahian. “Rebutan janda kok sampai duel,” ungkapnya, Jumat siang.

Editor : Nanang Priyo Basuki