Kapolres Kediri Kota Gandeng Media Jaga Kamtibmas

✓ Link berhasil disalin

KEDIRI — Secangkir kopi menjadi pembuka langkah baru Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto dalam membangun komunikasi dengan insan pers.

Bersama awak media, AKBP Kresno Wisnu Putranto menghadiri kegiatan Piramida atau Ngopi Bareng Awak Media yang digelar Polres Kediri Kota di salah satu rumah makan di Kota Kediri, Rabu (19/8).

Pertemuan berlangsung dalam suasana santai. Namun, di balik obrolan dan suasana keakraban tersebut, terselip pesan penting tentang keterbukaan, kritik, serta sinergi antara kepolisian dan media.

Bagi AKBP Wisnu, pertemuan itu menjadi momentum untuk memperkenalkan diri setelah dipercaya mengemban amanah sebagai Kapolres Kediri Kota sekaligus membangun komunikasi dengan para jurnalis yang selama ini menjadi salah satu mata rantai penyampai informasi kepada masyarakat.

Ia mengajak insan pers menjaga komunikasi yang telah terjalin sekaligus membuka ruang seluas-luasnya bagi kritik dan masukan.

Menurutnya, kritik bukan sekadar penilaian, melainkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi jajaran kepolisian untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Di tengah arus informasi yang bergerak cepat, komunikasi antara polisi dan media dinilai memiliki arti penting. Informasi mengenai keamanan dan ketertiban masyarakat, pelayanan publik, hingga berbagai kegiatan kepolisian perlu disampaikan kepada publik secara jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.

AKBP Wisnu juga memandang media sebagai mitra strategis Polri dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat atau kamtibmas di wilayah hukum Polres Kediri Kota.

Piramida Jadi Ruang Membangun Kepercayaan

Kasi Humas Polres Kediri Kota AKP Sundari mengatakan kegiatan Piramida merupakan salah satu sarana untuk memperkuat hubungan antara kepolisian dan media.

Menurut Sundari, komunikasi yang terbangun secara baik diharapkan dapat mendukung penyampaian informasi kepada masyarakat secara cepat, akurat, dan berimbang.

“Piramida ini merupakan wadah untuk kita bersama-sama menjalin komunikasi dan sinergitas dengan teman-teman media. Karena media merupakan mitra Polri dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat,” kata Sundari.

Ia menambahkan, hubungan yang semakin erat antara Polres Kediri Kota dan awak media diharapkan dapat terus dijaga.

Polres Kediri Kota, kata dia, juga membuka diri terhadap kritik, saran, maupun masukan dari kalangan jurnalis. Masukan tersebut diharapkan menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki pelayanan kepolisian.

“Harapannya ke depan hubungan ini semakin baik. Kami juga terbuka menerima kritik, saran maupun masukan dari rekan-rekan media untuk menjadi evaluasi dan perbaikan bagi Polres Kediri Kota,” ujarnya.

Kapolres Baru Bangun Kedekatan dengan Pers

Kehadiran AKBP Kresno Wisnu Putranto dalam forum tersebut sekaligus menjadi langkah awal membangun kedekatan dengan awak media di Kota Kediri.

Kapolres yang lahir di Malang itu tidak hanya memperkenalkan diri, tetapi juga menyampaikan harapan agar komunikasi antara kepolisian dan pers dapat terus berjalan secara terbuka.

Pertemuan yang dikemas melalui kegiatan Piramida tersebut menjadi ruang untuk mempertemukan dua unsur yang memiliki peran berbeda, tetapi sama-sama berhubungan erat dengan kepentingan publik.

Kepolisian memiliki tanggung jawab menjaga keamanan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat. Sementara media memiliki fungsi menyampaikan informasi kepada publik secara profesional dan berimbang.

Karena itu, komunikasi yang sehat menjadi penting agar informasi yang diterima masyarakat tidak hanya cepat, tetapi juga memiliki konteks dan dapat dipertanggungjawabkan.

Sinergi Polisi dan Media untuk Masyarakat

Polres Kediri Kota berharap kegiatan seperti Piramida dapat menjadi jembatan komunikasi yang terus dipelihara.

Sinergi dengan media diharapkan tidak berhenti pada sebuah pertemuan informal, tetapi berkembang menjadi komunikasi yang konstruktif dalam menyampaikan berbagai informasi kepada masyarakat.

Mulai dari perkembangan situasi kamtibmas, pelayanan publik, hingga kegiatan kepolisian, informasi tersebut diharapkan dapat tersampaikan secara luas kepada masyarakat.

Pada akhirnya, meja kopi itu bukan sekadar tempat bertukar cerita. Ia menjadi ruang untuk merawat komunikasi, membuka pintu kritik, dan membangun kepercayaan.

Dari komunikasi yang terbuka, Polres Kediri Kota berharap hubungan dengan insan pers semakin kuat. Dengan demikian, informasi kepada masyarakat dapat berjalan secara cepat, akurat, dan berimbang sekaligus mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah hukum Polres Kediri Kota.