Jet Darat Sumbawa Menembus Laut Menuju Kediri, Kisah Cinta RX King yang Mengikat Persaudaraan Nusantara

✓ Link berhasil disalin

KEDIRI, Jawa Timur – Deru mesin dua tak menggema di Kota Kediri. Ribuan pecinta motor legendaris Yamaha RX King dari berbagai penjuru Indonesia berkumpul dalam gelaran Jamda RX King Indonesia Region Jawa Timur 2. Namun, di balik gemuruh knalpot dan kemeriahan acara, tersimpan kisah-kisah perjalanan yang menggambarkan arti sebuah persaudaraan tanpa batas.

Salah satu cerita yang mencuri perhatian datang dari seorang pemuda asal Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB). Dialah Putra Darmawan (21), peserta terjauh yang rela menempuh perjalanan panjang lintas pulau seorang diri demi menghadiri perhelatan para pecinta jet darat sebutan lain untuk motor legendaris RX King, di Kota Kediri.

Bukan perjalanan biasa. Dengan menunggangi RX King kesayangannya, Putra meninggalkan tanah kelahirannya di Sumbawa dan membawa satu tekad: merasakan langsung atmosfer kebersamaan yang selama ini hanya ia dengar dari cerita para sahabat komunitas.

“Saya ingin melihat langsung seperti apa pelaksanaan Jamda RX King di Jawa Timur. Selama ini hanya mendengar cerita dari teman-teman, jadi penasaran ingin merasakan sendiri suasananya,” kata Putra.

Perjalanan itu dimulai pada 10 Juli pagi. Dua hari kemudian, tepatnya 12 Juli sekitar pukul 06.00 WIB, ia akhirnya tiba di Kota Kediri setelah melewati jalur darat dan laut menggunakan motor kesayangannya.

RX King yang selama ini menjadi simbol kejayaan motor dua tak itu menjadi saksi perjalanan panjang Putra. Ia harus menyeberangi antarpulau menggunakan kapal, beristirahat di berbagai tempat, hingga bermalam bersama sesama penghobi RX King yang ditemuinya sepanjang perjalanan.

Meski berangkat tanpa rombongan, Putra mengaku tidak pernah benar-benar merasa sendiri. Baginya, komunitas RX King telah membuka pintu persaudaraan di mana pun ia berada.

“Saya datang sendirian, tetapi tidak merasa sendiri karena selalu ada teman-teman komunitas yang membantu dan menemani,” ujarnya.

Dari Generasi Muda hingga Usia 60 Tahun, Cinta RX King Tetap Menyala

Selain Putra, sosok lain yang menarik perhatian adalah Mulyanto (60), peserta tertua yang berasal dari Kelurahan Ngronggo, Kota Kediri.

Di usia yang tidak lagi muda, semangat Mulyanto untuk mengikuti kegiatan RX King masih tetap menyala. Puluhan tahun berlalu, tetapi kecintaannya terhadap motor dua tak tersebut tidak pernah pudar.

Bagi Mulyanto, RX King bukan hanya alat transportasi. Motor legendaris itu telah menjadi bagian dari perjalanan hidup, menemani berbagai fase kehidupan, sekaligus menjadi penghubung dengan banyak orang melalui komunitas.

“Dari dulu memang saya suka motor dua tak. Sampai sekarang masih senang mengikuti kegiatan RX King di berbagai daerah. Apalagi tahun ini Kota Kediri menjadi tuan rumah, jadi saya semakin antusias,” ungkapnya.

Menurutnya, komunitas RX King terus berkembang seiring waktu. Tidak hanya bertambah jumlah anggota, tetapi juga semakin menunjukkan sisi positif melalui berbagai kegiatan yang mempererat hubungan antarpecinta motor klasik.

Persaudaraan Jadi Kekuatan Utama Komunitas RX King

Pembina Jamda RX King Indonesia Region Jawa Timur 2, Okky Dimas, menyebut kuatnya rasa persaudaraan menjadi alasan utama antusiasme peserta dari berbagai daerah.

Menurutnya, para penghobi RX King memiliki satu ikatan yang sama, yakni kecintaan terhadap motor legendaris tersebut. Dari kesamaan itulah muncul rasa solidaritas yang membuat komunikasi antaranggota komunitas berjalan dengan mudah.

“Kami memiliki satu kesamaan, yaitu sama-sama penghobi RX King dari seluruh Indonesia. Rasa persaudaraan di komunitas ini sangat kuat, sehingga ketika panitia memberikan informasi atau melakukan koordinasi, teman-teman dari berbagai daerah selalu antusias,” jelas Okky.

Ia mengatakan sebagian besar peserta hadir melalui jaringan komunitas yang telah terbentuk di berbagai wilayah. Informasi mengenai pelaksanaan Jamda menyebar secara alami melalui hubungan antaranggota tanpa harus melakukan undangan secara khusus.

Fenomena tersebut menunjukkan bahwa komunitas RX King bukan hanya berbicara tentang mesin, kecepatan, atau tampilan kendaraan. Lebih dari itu, komunitas ini menjadi ruang pertemuan bagi orang-orang dengan latar belakang berbeda yang dipersatukan oleh satu kecintaan.

Jamda RX King Jadi Jembatan Mengenalkan Kota Kediri

Okky berharap gelaran Jamda RX King Indonesia Region Jawa Timur 2 tidak hanya menjadi ajang berkumpulnya para penghobi motor, tetapi juga membawa dampak positif bagi Kota Kediri.

Menurutnya, kedatangan peserta dari berbagai daerah menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi daerah, mulai dari wisata, kuliner, hingga keramahan masyarakat setempat.

“Kami berharap peserta dari luar daerah tidak hanya mengikuti acara Jamda, tetapi juga mengenal Kota Kediri lebih dekat. Mereka bisa melihat berbagai potensi yang dimiliki Kota Kediri,” tuturnya.

Ribuan RX King yang memenuhi Kota Kediri akhirnya bukan hanya menjadi pemandangan kendaraan klasik yang berjejer rapi. Di balik suara mesin dua tak yang khas, terdapat cerita tentang perjuangan, perjalanan, dan persaudaraan yang melintasi batas geografis.

Dari pemuda 21 tahun yang datang jauh dari Sumbawa hingga pria 60 tahun yang tetap setia bersama RX King, semuanya membuktikan satu hal: bagi para pecintanya, RX King bukan sekadar motor.

Ia adalah kenangan, perjalanan, dan simbol persaudaraan yang terus hidup dari generasi ke generasi.

Jurnalis: Navima Aulya Sava

✓ Link berhasil disalin