KONI Kabupaten Kediri Uji Nyali Para Juara Lewat Tes Parameter Atlet Unggulan

✓ Link berhasil disalin

KEDIRI – Langkah menuju panggung besar Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) mulai dipersiapkan dengan serius. Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kediri menggelar Tes Parameter Tahap 1 untuk mengukur kesiapan para atlet terbaiknya, Kamis (9/7).

Bertempat di lapangan tenis Pemkab Kediri, puluhan atlet yang sebelumnya berhasil mengukir prestasi dengan meraih medali emas dan perak menjalani serangkaian pengujian fisik. Tes ini menjadi pijakan awal untuk memetakan kekuatan, mengevaluasi kelemahan, sekaligus menyusun strategi pembinaan menuju kompetisi mendatang.

Bagi para atlet, tes tersebut bukan hanya sekadar angka dan catatan hasil. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi cermin sejauh mana mereka telah mempersiapkan diri menghadapi persaingan yang semakin ketat.

Ketua KONI Kabupaten Kediri, Hakim Rahmadsyah Parnata, menyampaikan bahwa tes parameter menjadi bagian penting dalam perjalanan pembinaan atlet. Melalui pengukuran ini, kondisi fisik para atlet dapat diketahui secara objektif sehingga pelatih mampu menyusun program latihan yang lebih tepat sasaran.

“Hari ini kami melaksanakan tes parameter pertama yang diikuti atlet peraih medali emas dan perak. Hasil tes ini nantinya menjadi bahan evaluasi untuk menentukan atlet yang masuk dalam pemusatan latihan,” ujar Hakim.

Proses penilaian dilakukan bersama tim yang bekerja sama dengan Universitas Nusantara PGRI Kediri. Hasil evaluasi tersebut nantinya akan diberikan kepada masing-masing pelatih sebagai dasar menentukan pola latihan berkelanjutan dalam persiapan menghadapi Porprov.

Menurut Hakim, tahap pertama tes difokuskan pada pengukuran kemampuan fisik dasar atlet, terutama aspek daya tahan dan kecepatan. Pengujian dilakukan dengan menyesuaikan karakteristik masing-masing cabang olahraga.

Ia berharap para atlet yang sebelumnya telah berhasil membawa pulang medali emas mampu menjaga performanya. Sementara atlet peraih medali perak diharapkan dapat meningkatkan kemampuan hingga mampu naik podium tertinggi.

“Evaluasi ini menjadi acuan bagi pelatih untuk menentukan strategi latihan agar prestasi atlet tetap terjaga dan terus meningkat,” jelasnya.

Tak berhenti sampai di tahap pertama, KONI Kabupaten Kediri juga menyiapkan tahapan berikutnya. Pada tes parameter tahap ketiga, atlet peraih medali perunggu serta atlet-atlet potensial lainnya akan turut dilibatkan untuk memperkuat komposisi tim menuju Porprov.

“Seluruh atlet nantinya akan dipersiapkan bersama sebagai kekuatan Kabupaten Kediri di Porprov,” tambah Hakim.

Tes parameter tahap pertama tersebut berlangsung selama satu hari dengan pembagian tiga kelompok pengujian dari berbagai cabang olahraga. Dari 50 atlet yang mendapat undangan, sebanyak 48 atlet hadir mengikuti kegiatan, sementara dua atlet tidak dapat hadir karena sedang menjalani pertandingan di luar kota.

FORKI Kediri Bidik Tiga Medali Emas

Salah satu cabang olahraga yang tengah menatap target besar adalah Federasi Olahraga Karate Indonesia (FORKI) Kabupaten Kediri.

Ketua FORKI Kabupaten Kediri, Agung, mengatakan pembinaan atlet karate telah berjalan secara konsisten sejak berakhirnya Porprov sebelumnya melalui program pemusatan latihan.

Pada ajang Porprov sebelumnya, FORKI Kabupaten Kediri berhasil membawa pulang satu medali emas, satu medali perak, dan dua medali perunggu. Untuk gelaran berikutnya, target lebih tinggi telah dipasang, yakni meraih tiga medali emas.

Menurut Agung, persiapan atlet tidak hanya berfokus pada kekuatan fisik, tetapi juga peningkatan teknik serta pengalaman bertanding melalui berbagai kejuaraan resmi.

“Program Puslatkab sangat membantu karena dapat mengukur sejauh mana kesiapan atlet menghadapi Porprov,” katanya.

Ia menambahkan, seluruh atlet yang masuk dalam seleksi tetap menjalani latihan rutin. Tidak hanya atlet berpengalaman, para atlet baru juga mendapat kesempatan untuk berkembang sebagai bagian dari proses regenerasi.

Semangat Juara Tak Pernah Padam

Semangat mempertahankan prestasi juga dirasakan atlet petanque Kabupaten Kediri, Helen Adi Sarafinga.

Peraih medali emas dan perunggu pada Porprov sebelumnya itu mengaku ingin terus meningkatkan kemampuan agar dapat kembali memberikan prestasi terbaik bagi Kabupaten Kediri.

“Target saya tentu mempertahankan medali emas sekaligus meningkatkan kemampuan yang masih kurang,” ungkap Helen.

Ia menjelaskan, sebelum mengikuti tes parameter tahap pertama, dirinya telah menjalani persiapan selama tiga bulan. Latihan fisik bersama pelatih dilakukan secara rutin, sementara program Puslatkab menjadi kesempatan untuk meningkatkan stamina dan kesiapan menghadapi persaingan.

Bagi Helen, hasil tes parameter bukan sekadar penilaian, tetapi menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki kekurangan sebelum memasuki tahap berikutnya.

“Semoga ke depan saya bisa terus berkembang dan hasil tes ini menjadi bahan evaluasi agar penampilan saya di tes selanjutnya semakin baik,” tuturnya.

Melalui rangkaian pembinaan tersebut, KONI Kabupaten Kediri berharap para atlet mampu tampil maksimal dan membawa nama daerah semakin bersinar di ajang Porprov mendatang. Perjalanan menuju podium tertinggi telah dimulai, dan setiap keringat yang jatuh hari ini menjadi bagian dari perjuangan menuju prestasi yang lebih besar.

Jurnalis: Yulita Dyah Kusumasari

✓ Link berhasil disalin