Berkat CCTV Kurang dari 5 Jam Kasus Curanmor Terungkap di Kediri, Pelaku Berkedok Ngamen

KEDIRIKepolisian Sektor (Polsek) Kediri Kota berhasil mengamankan dua pria yang diduga terlibat dalam serangkaian kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah Kediri dan sekitarnya. Keduanya ditangkap kurang dari lima jam setelah aksi pencurian sepeda motor milik penghuni kos di Kelurahan Semampir, Kota Kediri, terungkap.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kedua terduga pelaku diduga menggunakan modus menyamar sebagai pengamen dengan membawa gitar kecil untuk mengamati kondisi lingkungan sebelum menjalankan aksinya.

Kasus ini bermula ketika korban, Asrof, kehilangan sepeda motor Honda Beat Street berwarna hitam dengan nomor polisi AG 2063 AAJ yang terparkir di depan tempat kosnya di Gang Belimbing, Kelurahan Semampir.

Salah satu saksi, Iqbal, yang juga merupakan teman korban, mengungkapkan bahwa sehari sebelum kejadian, dua orang tak dikenal sempat terlihat mengamen di sekitar lokasi kos.

“Saya pulang kerja sekitar pukul 16.00 WIB dan mengantar makanan ke kos. Sekitar pukul 17.00 WIB saya menyalakan lampu teras dan motor masih ada. Setelah Magrib, sekitar pukul 18.00 WIB, saat hendak ke minimarket, motor sudah hilang,” ujar Iqbal.

Mengetahui kendaraan tersebut raib, korban bersama warga segera melakukan penelusuran dengan memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi. Dari rekaman CCTV yang berada di pintu masuk gang, terlihat seorang pria mendorong sepeda motor keluar gang pada pukul 17.51 WIB.

Berbekal rekaman tersebut, warga bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas melakukan pencarian hingga akhirnya berhasil menemukan keberadaan dua terduga pelaku di kawasan Semampir Gang V sekitar pukul 21.00 WIB.

Selain itu, rekaman CCTV juga menunjukkan kedua terduga pelaku datang ke lokasi menggunakan sepeda motor Honda Beat berwarna biru putih. Namun saat ditemukan beberapa jam kemudian, kendaraan yang mereka gunakan telah berganti menjadi Honda Beat berwarna hitam yang tampil berbeda karena dipasangi stiker atau scotlite.

Iqbal menambahkan, aksi pencurian bukan pertama kali terjadi di lingkungan tersebut. Menurutnya, sejumlah penghuni kos juga kerap kehilangan barang, terutama helm.

“Selain motor, di sini sering kehilangan helm. Di kos ini sudah empat kali terjadi kehilangan helm,” katanya.

Dari hasil pendalaman awal, kedua terduga pelaku juga diduga terlibat dalam sejumlah kasus pencurian kendaraan bermotor di beberapa wilayah lain, termasuk Ngampel, Banjaran, dan Semampir.

Kapolsek Kediri Kota, Kompol Bowo Wicaksono, membenarkan penangkapan dua terduga pelaku tersebut. Saat ini, keduanya masih menjalani pemeriksaan intensif untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan dalam kasus lain.

“Pelaku beraksi di lima tempat kejadian perkara (TKP). Saat ini masih kami lakukan pemeriksaan secara intensif dan detailnya akan kami sampaikan dalam rilis resmi besok,” kata Kompol Bowo.

Polisi masih terus mengembangkan penyelidikan guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan curanmor yang melibatkan kedua terduga pelaku, termasuk keterkaitannya dengan sejumlah kasus pencurian kendaraan bermotor lainnya di wilayah Kota Kediri dan sekitarnya.

jurnalis : Sigit Cahya Setyawan