Dari Kampung ke Intercontinental Cup: Seleksi Pemain Timnas Football 7 di Kediri

KEDIRI – Atmosfer sepak bola Kediri meledak! Sebanyak 65 pemain berbakat dari berbagai daerah memadati Lapangan Inzia Mini Soccer, Senin (25/05), untuk memperebutkan 15 slot bergengsi di Timnas Football 7 Indonesia menuju Intercontinental Cup Italia. Ini menjadi gelombang ketiga seleksi nasional setelah Jogjakarta dan Malang.

Di bawah arahan Direktur Teknik Shin Tae Yong dan pelatih kepala Socrates Matulessy, seleksi ini bukan sekadar mencari skill, tapi juga taktik, visi permainan, dan attitude pemain. Bahkan para peserta dari Kediri mendominasi jumlah pendaftar, membuktikan daerah ini, kota dan kabupaten adalah gudangnya bakat sepak bola.

“Yang dicari bukan hanya teknik, tapi juga pemain yang siap tampil di level internasional,” ujar Socrates, menekankan ketatnya persaingan.

Salah satu peserta, Raynata asal Pare, mengaku antusias sekaligus merasakan persaingan sengit. Meski hanya mendapat kesempatan bermain singkat, pengalaman ini menjadi tolok ukur kemampuannya dan mungkin menjadi tiket emas ke seleksi lanjutan di Jakarta.

Tak kalah penting, Owner Inzia Mini Soccer, Saifurahman Nur Hasan, memastikan kualitas lapangan setara klub Liga Inggris Tottenham Hotspur dan standar internasional Italia, sekaligus menegaskan dukungannya bagi lahirnya atlet berprestasi dari daerah.

Rencananya, lapangan ini juga akan menjadi lokasi training camp Timnas Football 7 Indonesia di luar Jabodetabek. Kediri benar-benar menjadi pusat perhatian dunia sepak bola nasional, membuka jalan bagi talenta lokal untuk bersinar di panggung internasional.

jurnalis : Sigit Cahya Setyawan