KEDIRI — Persik Kediri gagal menutup laga kandang terakhir musim ini dengan hasil manis setelah takluk 1-3 dari Persija Jakarta di Stadion Brawijaya, Sabtu (16/5). Sempat unggul lebih dulu, tim berjuluk Macan Putih justru kehilangan kendali permainan dan harus mengakui keunggulan tim tamu yang tampil efektif di babak kedua.
Sejak menit awal, Persija langsung menekan lewat permainan cepat dan agresif. Duet Mauro Zilstra dan Alleadine beberapa kali merepotkan lini pertahanan Persik melalui serangan dari sisi sayap maupun bola-bola terobosan.
Di sisi lain, Persik memilih bermain lebih sabar dengan mengandalkan penguasaan bola dari lini tengah. Peran Jon Toral cukup dominan dalam mengatur ritme permainan tuan rumah.
Strategi tersebut membuahkan hasil pada menit ke-24. Berawal dari umpan Ernesto Gomes, Jose Enrique sukses menyundul bola ke gawang Persija dan membawa Persik unggul 1-0. Gol itu langsung disambut meriah ribuan Persikmania yang memadati Stadion Brawijaya.
Namun, keunggulan Persik hanya bertahan dua menit. Persija mampu merespons cepat lewat gol Rayhan Hanan pada menit ke-26 setelah memanfaatkan assist Jordi Amat. Skor berubah menjadi 1-1.
Gol penyama kedudukan membuat Persija semakin percaya diri. Tim tamu mulai mendominasi jalannya pertandingan dan terus menekan pertahanan Persik hingga akhir babak pertama.
Memasuki babak kedua, Persija tampil semakin agresif. Keputusan memasukkan Gustavo Almeida pada menit ke-54 menjadi titik balik pertandingan. Striker asal Brasil itu sukses mencetak gol pada menit ke-64 usai menerima umpan Maxwel dan membawa Persija berbalik unggul 2-1.
Hanya berselang dua menit, Gustavo kembali mencatatkan namanya di papan skor. Kali ini ia memaksimalkan umpan terobosan Witan Sulaeman untuk memperbesar keunggulan Persija menjadi 3-1.
Tertinggal dua gol membuat permainan Persik menurun. Macan Putih kesulitan membangun serangan dan minim menciptakan peluang berbahaya di sisa pertandingan.
Pelatih Persik sempat mencoba mengubah situasi dengan memasukkan Rodrigo Dias pada menit ke-74. Namun pergantian tersebut belum mampu mengangkat performa lini depan tuan rumah.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 3-1 untuk kemenangan Persija tetap bertahan.
Kekalahan ini membuat Persik gagal memberikan kemenangan perpisahan bagi Persikmania di laga kandang terakhir musim ini. Meski demikian, Persik dipastikan tetap bertahan di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim depan.



