foto : Wildan Wahid Hasyim

Bupati Kediri Dorong Kemandirian Desa, 36 Truk KDMP Disalurkan Tahap Awal

KEDIRI — Deretan truk putih berjajar di kawasan Monumen Simpang Lima Gumul, Kabupaten Kediri, Senin (6/4/2026), menandai dimulainya penguatan ekonomi desa melalui program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Sebanyak 36 unit truk operasional secara simbolis diserahkan Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, kepada desa-desa penerima pada tahap awal program tersebut.

Penyerahan bantuan ini turut dihadiri Komandan Kodim 0809 Kediri Dhavid Nur Ardhiansyah, Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji, serta perwakilan kejaksaan, organisasi perangkat daerah, dan para kepala desa.

Program KDMP merupakan implementasi kebijakan nasional berbasis Instruksi Presiden Nomor 9 dan 17 Tahun 2025 yang diarahkan untuk memperkuat ekonomi desa melalui pengembangan koperasi terintegrasi.

Dandim 0809 Kediri, Dhavid Nur Ardhiansyah, mengungkapkan pembangunan KDMP di Kabupaten Kediri menunjukkan perkembangan signifikan. Dari total 334 titik yang direncanakan, sebagian besar telah berdiri dan siap memasuki tahap operasional.

“Peran kami membantu percepatan pembangunan sebagai bagian dari operasi militer selain perang. TNI hadir untuk mendukung kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, setiap gerai KDMP ke depan tidak hanya didukung truk operasional, tetapi juga kendaraan pick up, motor roda tiga, serta fasilitas pendukung seperti gudang, etalase, hingga perangkat teknologi informasi. Infrastruktur tersebut dirancang untuk memperlancar distribusi hasil produksi desa sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi lokal.

Sementara itu, Bupati Kediri menekankan bahwa keberhasilan program tidak semata ditentukan oleh kecepatan pelaksanaan, melainkan keberlanjutan usaha di tingkat desa.

“Bukan soal siapa yang paling cepat memulai, tetapi siapa yang mampu bertahan. Kepala desa harus mampu memetakan potensi wilayah dan fokus pada satu hingga tiga sektor unggulan,” kata bupati yang akrab disapa Mas Dhito.

Ia menilai sektor pertanian tetap menjadi tulang punggung dalam menghadapi dinamika ekonomi global. Dengan dominasi sektor tersebut, Kabupaten Kediri dinilai memiliki modal kuat untuk menjaga ketahanan ekonomi daerah.

Pada tahap awal, 36 unit truk telah disalurkan. Ke depan, distribusi bantuan akan diperluas hingga menjangkau seluruh desa di Kabupaten Kediri, termasuk dukungan tambahan berupa kendaraan pick up dan roda tiga.

Bupati juga mengingatkan agar bantuan dimanfaatkan secara optimal dan tidak disalahgunakan.

“Saya berharap truk ini benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat desa,” ujarnya.

Salah satu penerima bantuan, Kepala Desa Gadungan, Kecamatan Puncu, Dari Purwanto, menyebut armada tersebut sangat sesuai dengan kebutuhan wilayahnya yang memiliki potensi besar di sektor pertanian dan industri genteng.

“Di desa kami ada ratusan hektare kebun nanas dan produksi genteng. Selama ini kendalanya ada di distribusi bahan baku. Bantuan ini sangat membantu,” katanya.

Ia berharap koperasi desa yang tengah dikembangkan dapat menjadi pusat aktivitas ekonomi, mulai dari pengolahan hingga distribusi produk lokal.

Melalui dukungan armada operasional ini, KDMP diharapkan mampu memangkas rantai distribusi, sekaligus membuka akses langsung antara petani dan koperasi desa tanpa perantara.

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, langkah ini menjadi sinyal penguatan peran desa, dari sekadar objek pembangunan menjadi subjek utama yang mandiri dan berdaya.

jurnalis : Wildan Wahid Hasyim