KEDIRI – Persik Kediri menunjukkan mentalitas bertanding yang kuat saat menjamu PSBS Biak dalam lanjutan kompetisi di Stadion Brawijaya. Sempat tertinggal lebih dahulu, Macan Putih mampu bangkit dan membalikkan keadaan untuk meraih kemenangan 2-1 di hadapan pendukungnya sendiri.
Sejak peluit babak pertama dibunyikan, Persik langsung tampil agresif dengan mengambil inisiatif permainan. Tim tuan rumah mendominasi penguasaan bola dan berusaha menekan lini pertahanan PSBS.
Namun tim tamu tampil disiplin dengan strategi bertahan rapat atau yang kerap disebut “parkir bus”. PSBS lebih banyak menunggu di area sendiri dan sesekali melancarkan serangan balik cepat dengan mengandalkan kecepatan Liquinhas di sektor sayap.
Persik beberapa kali menciptakan peluang melalui pergerakan Ezra Wallian dan Ernesto Gomes. Meski begitu, solidnya pertahanan PSBS membuat sejumlah peluang Macan Putih belum mampu berbuah gol. Hingga babak pertama berakhir, skor tetap bertahan 0-0.
Memasuki babak kedua, Persik sempat kehilangan ritme permainan. Situasi itu dimanfaatkan PSBS untuk mengambil inisiatif menyerang. Hasilnya, tim tamu berhasil membuka keunggulan pada menit ke-48 melalui gol yang dicetak Ruyeri Blanco.
Gol tersebut seakan menjadi alarm bagi Persik. Tuan rumah kembali meningkatkan intensitas serangan dan menguasai jalannya pertandingan. Umpan-umpan silang dari sisi sayap yang dilepaskan Ezra Wallian dan Ernesto Gomes terus memberi tekanan bagi pertahanan PSBS.
Dari lini tengah, Jan Toral dan Adrian Luna juga beberapa kali mencoba menembus pertahanan lawan. Namun hingga pertengahan babak kedua, peluang-peluang tersebut masih belum mampu mengubah kedudukan.
Pelatih Persik kemudian melakukan perubahan strategi dengan memasukkan Rodrigo Dias menggantikan Kiko Carneiro pada menit ke-73. Pergantian ini langsung memberi dampak positif. Rodrigo mampu memenangi sejumlah duel udara dan membuka ruang di kotak penalti lawan.
Tekanan Persik akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-78. Bek Hamra Hehanussa berhasil memanfaatkan kemelut di depan gawang dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Gol tersebut semakin membakar semangat para pemain Persik. Dukungan suporter yang memadati Stadion Brawijaya turut menambah energi bagi Macan Putih untuk terus menggempur pertahanan lawan.
Puncaknya terjadi pada menit ke-88. Tendangan keras Muhammad Firly dari luar kotak penalti meluncur deras ke gawang PSBS dan tak mampu dihentikan kiper lawan. Gol tersebut memastikan Persik berbalik unggul 2-1.
Skor itu bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Persik Kediri pun memastikan kemenangan penting setelah sempat tertinggal lebih dulu, sekaligus memperlihatkan mentalitas kuat dalam membalikkan keadaan di hadapan publik Brawijaya.



