WOW… Persedikab Diglontor Uang Rakyat 12 Miliar

Bagikan Berita :

KEDIRI – Hinggga berita ini diturunkan belum ada penjelasan resmi, baik dari Denta Ardiratna selaku Manager Persedikab maupun Dedi Kurniawan selaku KONI Kabupaten Kediri. Terkait Rencana Anggaran Biaya (RAB) Persedikab pada musim kompetisi 2022 mencapai 12 miliar lebih. Untuk kebutuhan sarana prasarana tim dan gaji pemain mencapai Rp. 5,4 miliar. Sementara untuk gaji pelatih kepala hingga ketua umum mencapai Rp. 7 miliar.

Seiring prestasi tak kunjung meningkat, bahkan pada musim kompetisi tahun ini justru memakai pelatih lokal dan tanpa pemain bintang tengah bersinar. Keberadaan Persedikab tidak lepas dari kucuran sokongan APBD Kabupaten Kediri. Berdasarkan data diterima redaksi, dana diajukan mencapai angka fantasis. Bandingkan dengan Persik Kediri saat bermain di Liga III dan mampu merebut juara, hanya butuh dana kisaran 1 miliar itupun tanpa APBD Kota Kediri.

Dengan memakai jasa pelatih lokal, Coach Alfiat, mendapat gaji kisaran 5 juta / bulan. Kemudian memasuki babak 16 besar nasional dinaikkan 7 juta / bulan. Namun melihat RAB disusun selama 7 bulan ke depan, diajukan manajemen dan telah disetujui KONI. Tertulis pelatih kepala Bambang Drajat mendapat gaji Rp. 10 juta / bulan. Lalu tertulis gaji untuk ketua umum tidak lain Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana mendapat Rp. 7 juta / bulan.

Sebelumnya saat pembukaan Piala Bupati Kediri bertempat di Stadion Canda Bhirawa, Dedi Kurniawan sempat memberikan keterangan bahwa RAB tengah dibahas pada tim anggaran Pemerintah Kabupaten Kediri. “Untuk anggaran telah kami ajukan pada tim anggaran Pemkab. Selanjutnya akan meminta persetujuan DPRD. Selama ini kami memakai dana talangan dan setelah nanti cair, akan diganti,” terangnya. Apakah para wakil rakyat bakal mensetujui penggunaan dana bersumber uang rakyat??

Editor : Nanang Priyo Basuki
Bagikan Berita :