Anak buaya kini dirawat di Kantor BKSDA Kediri (istimewa)

Tim BKSDA Rawat Anak Buaya Ditemukan di Dermo, Satwa Dilindungi Habitatnya di Sungai Brantas

Bagikan Berita :

KEDIRI – Tim Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah Kediri mendatangi lokasi ditemukannya anak buaya jenis muara di RT. 04 RW. 01 Lingkungan Kelurahan Dermo Kecamatan Mojoroto Kota Kediri pada Senin (14/02). Kedatangan BKSDA untuk mengecek apakah ada telur, anak buaya lainnya atau induk dari buaya tersebut serta memberikan sosialisasi ke warga sekitar sungai.

“Kemarin ditemukan buaya jenis muara oleh warga dengan panjang kurang lebih 50 cm, masih banyak spekulasi yang kita dalami,” ujar Dafid Fathur Rohman Kepala Resort BKSDA Wilayah Kediri dikonfirmasi Senin (14/03). Banyak dugaan mengapa anak buaya jenis muara tersebut bisa ditemukan berjemur di sekitar pemukiman warga.

Pihaknya masih terus mendalami apakah buaya tersebut lepas liar atau terlepas tanpa diketahui pemiliknya. Dimungkinkan buaya itu habitatnya berada diantara muara sampai kanal sungai. Buaya ini ditetapkan sebagai satwa liar yang dilindungi oleh negara.

Pihak BKSDA mengimbau agar warga menghindari tepian sungai dan jika menjumpai telur, indukan atau anak buaya untuk segera melaporkan ke pihaknya. “Kami juga mengimbau masyarakat untuk tidak membunuh, melukai atau pun menangkap, karena buaya ini akan menjadi aset kita semua dan termasuk satwa dilindungi,” kata Dafid.

Menurutnya yang memungkinkan buaya ini lepas liar atau terlepas dari pemiliknya. Pihaknya juga menambahkan kecil kemungkinan jika tempat tersebut merupakan habitatnya, karena habitat aslinya merupakan sungai brantas. “Buaya sekarang ada di kantor kita rawat,” tuturnya.

Jurnalis : Kintan Kinari Astuti
Editor : Nanang Priyo Basuki
Bagikan Berita :