KEDIRI – Seruan aksi Tolak UU TNI digelar di depan Gedung DPRD Kota Kediri berakhir ricuh, Kamis (27/03) sekira pukul 18.30 wib. Massa membawa bom molotov dan petasan ini melemparkan ke dalam gedung wakil rakyat.
Melihat situasi semakin memanas, dipimpin langsung Kapolres Kediri Kota AKBP Bramastyo Priaji berusaha membubarkan massa namun justru mereka berusaha melakukan perlawanan.
Hingga berita ini diturunkan, suasana masih mencekam di kawasan Jalan Mayor Bismo. Sejumlah orang diduga turut melakukan aksi terpaksa diamankan. Termasuk diantaranya sejumlah perempuan terpaksa diamankan. Begitu mobil water canon dikeluarkan, massa langsung bubar dan berusaha melarikan diri.
Selain itu sejumlah sepeda motor juga diamankan, diduga milik peserta aksi yang di parkir di sejumlah tempat termasuk di Taman Brantas. Diawali dengan aksi vandalisme dengan melakukan pencoretan di sejumlah tempat di lingkungan gedung dewan.
Massa kemudian menyerang dengan bom molotov dan petasan. Bahkan, pintu pagar sebelah selatan pun sempat dibakar massa sebagian besar berpakaian hitam.
Jurnalis : Sigit Cahya SetyawanBagikan Berita :









