KEDIRI – Penyebab kematian Yunani (65) warga Desa Jabon Gg. 9 Kecamatan Banyakan akhirnya terjawab. Setelah hasil otopsi tim forensik RS. Polda Bhayangkara Kediri tidak menemukan tanda kekerasan. Kesimpulan disampaikan tim medis, indikasi penyakit jantung yang telah lama dideritanya.
Keterangan ini disampaikan Kapolres Kediri Kota AKBP Wahyudi melalui Kasat Reskrim AKP Girindra Wardhana pada Sabtu (26/03) usai pemeriksaan otopsi. Diduga karena tidak kuasa menahan sakit, korban berusaha keluar rumah untuk meminta pertolongan kepada tetangganya.
“Dari keterangan dokter forensik, penyebab kematian almarhumah dikarenaman sakit, indikasi penyakit jantung. Kami juga melakukan pemeriksaan laborat pada alat kelamin korban. Tidak ditemukan bekas terjadi pemerkosaan,” terang AKP Girindra.
Dijelaskan Kasat Reskrim, bahwa luka pada leher korban bukan diakibatkan cekikan atau jeratan tali. “Luka lama pada leher korban dan tidak sampai menyumbat saluran pernapasan dan pembuluh darah. Sangat dimungkinkan korban telah lama menderita sakit,” jelasnya.
Namun setidaknya kerja keras Satreskrim Polres Kediri Kota patut diapresiasi. Sejak ditemukan jenasah hingga Sabtu sore, terus bekerja untuk mengungkap penyebab kematian Yunani. “Kesimpulan kami, korban meninggal dikarenakan sakit,” tegas AKP Girindra.









