KEDIRI – Tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat, Komunitas Fast Joyoboyo Archery Kediri mengelar kompetisi internal memperingati HUT RI ke-76 di Lapangan Desa Paron Kecamatan Ngasem, Sabtu (28/08). Tujuannya, disampaikan coach Eko Darmawan Slamet Putro, untuk memperkenalkan tata cara perlombaan khususnya kepada atlet pemula berusia 9 hingga 12 tahun.
“Kegiatan ini untuk memberikan stimulus pada anak-anak untuk latihan lebih giat dan meningkatkan mental bertanding,” ujar coach Wawan sapaan akrabnya. Dia pun menargetkan anak didikannya dapat naik podium dalam setiap event dan dapat melebarkan sayap di dunia panah di Kediri agar lebih maju.
Kompetisi Internal Panahan

Perlombaan ini sengaja dibatasi dan hanya diikuti 15 peserta, dikarenakan pemberlakuan PPKM Darurat. Faktor angin jelas merupakan kendala utama yang harus dihadapi setiap atlet panahan. “Yang dinilai akurasi atau perkenaan anak pahanya di papan target, setiap panah pasti beda-beda karena memang olahraganya terukur dan setiap perkenaan ada nilainya,” jelasnya.
Hasil kompetisi ini, dimenangkan Vieky atlet kategori SD dan Binar kategori SMP. “Saya mengikuti komunitas panahan sudah hampir 1 tahun. Dengan latihan seminggu 3 kali. Awalnya tidak berminat, namun lama-lama jadi suka panahan,” ucap Binar, merupakan siswa SMP Negeri 1 Kota Kediri
Komunitas berdiri sejak tahun 2017 ini, bersekretariat di Perum Kwadungan Permai Blok D36 Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri. Beberapakali mengikuti event mampu menyabet sejumlah medali. “Kami mendapat dua perunggu kejuaraan Panahan antar club Desember 2020 tingkat Jatim, dua perunggu kejuaraan Panahan antar club Maret 2021 dan satu perunggu Internasional Archery Competition Juni 2021,” ucap Coach Wawan.
Bagikan Berita :Jurnalis : Kintan Kinari Astuti Editor : Nanang Priyo Basuki









