Curi Motor Jamaah Salat Subuh, Pria Asal Jember Diciduk Polisi

Bagikan Berita :

KEDIRI – Aksi pencurian sepeda motor kembali terjadi, kali ini menimpa seorang jamaah Musholla Darussalam di Desa Gedangsewu, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri. Seorang pria berinisial AZ (35), asal Kabupaten Jember, harus berurusan dengan aparat kepolisian setelah tertangkap membawa kabur motor milik warga setempat saat salat Subuh, Jumat pagi (30/5/2025).

Peristiwa bermula sekitar pukul 04.15 WIB, ketika Mustaqim (57), warga Desa Gedangsewu, datang ke musholla untuk menunaikan ibadah. Ia memarkir sepeda motor Yamaha Vega R-110 warna biru miliknya di halaman musholla dalam kondisi terkunci ganda. Namun saat salat usai, sekitar 15 menit kemudian, ia mendapati motornya raib.

Tak tinggal diam, Mustaqim segera meminta bantuan warga sekitar untuk melakukan pencarian, sekaligus melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pare.

Respons cepat dari aparat membuahkan hasil. Sekitar pukul 05.30 WIB, keberadaan pelaku berhasil dilacak di sekitar aliran Kali Serinjing, yang masih berada di wilayah Desa Gedangsewu.

Beruntung, motor korban tidak dapat dinyalakan karena telah dipasangi kunci rahasia oleh pemiliknya. AZ pun langsung diamankan oleh petugas bersama barang bukti berupa sepeda motor, dokumen kendaraan (BPKB dan STNK), serta satu buah kunci palsu yang diduga digunakan dalam aksinya.

Kapolsek Pare, AKP Rudi Darmawan, S.H., M.H., membenarkan kejadian tersebut. Ia mengapresiasi gerak cepat masyarakat yang turut membantu penangkapan pelaku.

“Kami berterima kasih atas kerja sama warga yang tanggap dan segera melapor. Ini sangat membantu proses pengamanan,” ujarnya.

Saat ini, AZ yang diketahui tidak memiliki pekerjaan tetap tengah menjalani proses penyidikan di Mapolsek Pare. Ia terancam dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan.

Kapolsek Pare juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada, terutama saat meninggalkan kendaraan di tempat umum.

“Selalu pastikan motor terkunci ganda, atau bila perlu gunakan kunci rahasia tambahan, apalagi saat beribadah di tempat umum,” pesan AKP Rudi.

jurnalis : Riza Husna Silfiyya
Bagikan Berita :