KEDIRI – Kejadian harga satu porsi nasi pecel cukup mahal kembali dialami rombongan pemudik. Sebut saja J, berasal warga Kelurahan Mrican Kecamatan Mojoroto selama ini bekerja di Kabupaten Gresik, terpaksa harus menggeluarkan uang Rp. 90 ribu. Untuk tiga porsi nasi pecel beserta segelas teh hangat dibelinya di Jalan Dhoho Kota Kediri.
Dalam aduannya, J menjelaskan saat dirinya antri pesan makanan sebelumnya terdapat dua orang tengah membayar makanan. “Saat saya bersama keluarga datang, ada dua orang tengah membayar. Dia pesan dua porsi nasi pecel dan es teh, bayar 60 ribu. Makanya saya kira harga lebaran dan akhirnya kami teruskan pesan makanan,” jelasnya, Kamis (05/05).
Namun kejadian pada Rabu malam, tepatnya pada salah satu pedagang nasi pecel berada di perempatan toko sepeda Santoso menuju Jalan Monginsidi membuatnya tidak percaya. “Saya harus membayar 90 ribu untuk tiga porsi nasi pecel dan tiga gelas minuman. Berarti satu porsi bersama minuman harganya 30 ribu,’ ungkapnya.
Hingga berita ini diturunkan Tanto Wijohari selaku Kepala Disperindag Pemerintah Kota Kediri belum bisa dikonfirmasi, apakah benar telah melakukan pengawasan dan sosialisasi memasang harga menu kepada para pedagang. Sesuai amanah disampaikan Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar jelang lebaran saat menggelar diskusi terbatas dengan perwakilan jurnalis di Kediri.
Editor : Nanang Priyo Basuki
Bagikan Berita :








