KEDIRI – Acara diharapkan membawa kemajuan Kabupaten Kediri, digelar Pemerintah daerah bersama Global English didukung Forum Kampung Bahasa bertempat di Kampung Inggris Desa Tulungrejo Kecamatan Pare. Pekan Ceria Latih Bahasa Inggris atau disingkat PECEL BARIS, merupakan diperuntukkan bagi Pedagang Kaki Lima (PKL) agar fasih dalam berkomunikasi Bahasa Inggris.
Dalam sambutannya, orang nomor satu di Kabupaten Kediri, Hanindhito Himawan Pramana memberikan apresiasi secara khusus atas gagasan Global English. Menurutnya ini program luar biasa dan selama ini merupakan agenda tahunan yang telah berjalan di Kampung Inggris.
Hadir dalam acara ini, Kepala Dinas Pariwisata Adi Suwignyo, Kepala Dinas Pendidikan Sujud Winarko, pengurus Forum Kampung Bahasa. Kemudian dari Global English, Mr. Sudarmanto Toto selaku owner dan Mr. Agus Tri Winarso selaku CEO. Dalam sambutannya, Mr, Agus menyampaikan Program PECEL BARI ini telah berjalan sejak tahun 2018.
Mas Dhito : Kami Dukung Penuh

“Impian kami membangkitkan Kampung Inggris pada semua aktivitas menggunakan komunikasi Bahasa Inggris dalam 2 atau 3 tahun ke depan. Selain PKL, juga komunitas Ojol dan beberapa warga sekitar yang punya usaha warung kopi atau laundry. Kami juga melakukan pendampingan pelatihan manajemen usaha kecil dengan inovasi baru. Diharapkan mampu me-manage usahanya dengan baik dan pelatihan ini kami gelar dua kali dalam setahun,” ucapnya dalam sambutan.
Bupati Kediri akrab disapa Mas Dhito akan memberikan dukungan atas program ini. Bahkan dirinya tidak bisa membayangkan bila ini juga menjadi agenda tahunan pemerintah kabupaten. “PECEL BARIS harus dibuatkan standarisasi untuk kurikulum. Setelah SLG, Bandara Kediri dan kini Kampung Inggris harus didukung sejumlah fasilitas,” ungkap Mas Dhito.
Mas Dhito pun menegaskan bahwa pemerintah kabupaten telah menyusun agenda luar biasa di tahun 2024 bertempat di Kampung Inggris. “Contoh jalan harus diperbaiki, irigasi air dan pendataan kursus Bahasa Inggris. Bila diperlukan peraturan bupati atau peraturan daerah, akan segera kita buatkan. Terkait pembangunan di Kampung Inggris kita berkolaborasi dengan pemerintah pusat. Untuk Master Plan sudah 100%, ini sedang berproses namun Insya Allah dikerjakan di tahun ini dan tahun depan selama 2 tahun,” tegas Mas Dhito dikonfirmasi usai acara.









