KEDIRI – Meresmikan Masjid Al Karim di Kampus IAIT Tribakti, Jalan Wahid Hasyim Kota Kediri, Kamis (18/11). Prof. Dr. KH Said Aqil Siraj MA, Ketua Umum PBNU mengajak umat Islam di Indonesia untuk toleransi dan tasamuh. Diketahui sebelumnya, Densus 88 menangkap salah satu anggota Komisi Fatwa MUI Pusat karena terlibat terorisme.
“Itu kan hanya oknumnya, siapapun yang memang terlibat gerakan terorisme harus ditindak mau itu JI, JAD, JAT silahkan Densus menindaklanjuti,” ujar Kyai Said Aqil. Terkait desakan pembubaran MUI, Ketua PBNU ini juga menegaskan tidak menyetujuinya.
Sementara menjawab pertanyaan terkait Hari Toleransi Internasional, Ketua Umum PBNU, mengajak Umat Islam Indonesia untuk menunjukkan bahwa sebagai umat mampu mewujudkan rasa tenang, aman dan nyaman, toleransi dan menjunjung tinggi perbedaan.
“Dengan Pancasila negara kita bukan negara Islam tapi kita bebas mengamalkan agama Islam mau pengajian, ngaji, bikin pesantren, umroh, haji bebas dibandingkan dengan negara Islam di Timur Tengah,” ucapnya. Saat disinggung isu tersebar kyai sepuh Ponpes Lirboyo tidak akan memberikan dukungan padanya saat Muktamar NU nanti. Beliau memilih tersenyum sebelum menjawab bahwa hal tersebut tidak benar.



