KEDIRI – Di balik hamparan lahan pertanian dan geliat warga yang menekuni budidaya ikan cupang, tersimpan kisah perubahan besar dari sebuah kampung sederhana di Kota Kediri. Kelurahan Ketami, Kecamatan Pesantren, perlahan menjelma menjadi ruang tumbuh penuh inovasi hingga berhasil dinobatkan sebagai Kampung KB terbaik tingkat Kota Kediri dan meraih Juara II Kampung KB tingkat Provinsi Jawa Timur.
Perjalanan itu bukan terjadi dalam semalam. Prestasi tersebut lahir dari kerja bersama antara pemerintah kelurahan, kader, masyarakat, serta berbagai pihak yang bahu-membahu membangun keluarga berkualitas melalui berbagai program pemberdayaan.
Lurah Ketami, Yusuf Iswanto, mengungkapkan keberhasilan tersebut tidak hanya dinilai dari keberadaan administrasi Kampung KB, tetapi juga dari bagaimana program mampu hidup di tengah masyarakat. Mulai dari sekretariat Kampung KB yang aktif, keterlibatan warga yang tinggi, hingga berbagai inovasi yang memberikan dampak nyata menjadi bagian penting dalam penilaian.
“Keberhasilan Kampung KB tidak bisa dicapai sendiri. Kuncinya ada pada kolaborasi pemerintah, kader, masyarakat, dan seluruh lintas sektor yang bersama-sama membangun Kelurahan Ketami,” ujar Yusuf.
ATM Beras MAPAN dan Deretan Inovasi yang Menggerakkan Warga
Salah satu kekuatan utama Kampung KB Ketami terletak pada inovasi yang lahir dari kebutuhan masyarakat. Program ATM Beras MAPAN menjadi salah satu terobosan unggulan yang memperkuat ketahanan pangan sekaligus membantu keluarga yang membutuhkan.
Selain itu, berbagai program lain turut menjadi penggerak perubahan, seperti pemberdayaan Kelompok Wanita Tani (KWT) Flamboyan, pengembangan UMKM, peternakan lokal, serta budidaya ikan cupang yang terus dikembangkan sebagai peluang ekonomi kreatif warga.
Ketami juga menghadirkan sejumlah inovasi lain, seperti SIMALANTING, SEGAR ANAK, SEKOTAK DAHSAT, dan SIDAK KETAMI. Program-program tersebut diarahkan untuk memperkuat ketahanan keluarga, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mendukung percepatan penurunan angka stunting.
Bagi Ketami, inovasi bukan sekadar program di atas kertas. Setiap gagasan menjadi langkah kecil yang dirawat bersama hingga mampu memberikan perubahan besar bagi kehidupan warga.
Potensi Kampung yang Tumbuh dari Tanah dan Kreativitas Warga
Keunggulan Kelurahan Ketami juga berasal dari kekayaan potensi lokal. Sebagian masyarakat menggantungkan hidup dari sektor pertanian dengan berbagai komoditas unggulan, seperti pepaya, jeruk, hingga tanaman hias aglaonema.
Tak hanya itu, sektor perikanan turut berkembang melalui budidaya ikan konsumsi dan ikan cupang yang menjadi salah satu identitas ekonomi kreatif masyarakat setempat.
Potensi tersebut kemudian dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi keluarga. Warga tidak hanya mempertahankan mata pencaharian tradisional, tetapi juga menciptakan peluang baru melalui inovasi dan pemberdayaan.
Kader dan Masyarakat Menjadi Motor Perubahan
Di balik keberhasilan Kampung KB Ketami, terdapat peran besar para kader dan Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang menjadi ujung tombak di lapangan.
Mereka aktif mendampingi keluarga, memberikan edukasi, mengajak masyarakat mengikuti program pembangunan keluarga, serta memastikan berbagai program berjalan secara berkelanjutan.
Keberadaan Kampung KB pun mulai membawa perubahan nyata. Pelayanan kesehatan semakin berkembang, kesadaran pendidikan meningkat, dan roda ekonomi masyarakat perlahan bergerak lebih kuat.
Tidak hanya berhasil membawa nama Kota Kediri ke tingkat provinsi, Kampung KB Ketami juga mendapat perhatian nasional dengan adanya kunjungan dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak sebagai bentuk apresiasi terhadap keberhasilan program yang dijalankan.
Harapan Baru dari Kampung yang Menginspirasi
Ketua Kampung KB Kelurahan Ketami, Sri Winarni, menyebut tantangan terbesar dalam menjaga keberhasilan Kampung KB adalah mempertahankan semangat kebersamaan.
Menurutnya, keberhasilan berbagai program tidak akan bertahan tanpa partisipasi aktif masyarakat.
“Harapan kami, Kelurahan Ketami dapat menjadi motivasi bagi kelurahan lain agar Kampung KB di Kota Kediri semakin maju. Kami juga ingin peran perempuan terus meningkat, baik dalam keluarga maupun sebagai penggerak ekonomi masyarakat,” katanya.
Ke depan, Kelurahan Ketami berkomitmen memperkuat berbagai program sesuai arah kebijakan DP3AP2KB. Fokus utama diarahkan pada pengembangan UMKM, peningkatan kesejahteraan keluarga, pemberdayaan perempuan, serta percepatan penurunan stunting.
Dari sebuah kampung yang tumbuh dari tanah pertanian dan kolam ikan, Ketami kini membuktikan bahwa perubahan besar dapat lahir dari kepedulian kecil yang dilakukan bersama.
Ketami bukan hanya meraih penghargaan. Lebih dari itu, kampung ini menjadi cerita tentang bagaimana gotong royong, inovasi, dan semangat warga mampu mengubah sebuah wilayah menjadi inspirasi bagi banyak daerah lain.
Jurnalis: Navima Aulya Sava



