KEDIRI — Pertandingan terakhir Persik Kediri di kandang musim ini dipastikan berlangsung dalam atmosfer panas. Seluruh tiket laga kontra Persija Jakarta di Stadion Brawijaya ludes terjual sejak dua hari sebelum kick-off. Ribuan suporter diprediksi memadati stadion dalam duel yang sarat gengsi tersebut.
Panitia pelaksana menyediakan total 8 ribu tiket untuk pertandingan ini. Dari jumlah tersebut, sekitar 7 ribu tiket dijual untuk publik, sementara seribu lainnya dialokasikan sebagai undangan.
Ketua Panpel Persik, Tri Widodo, mengungkapkan sebanyak 1.500 lembar tiket sengaja disediakan bagi pendukung Persija. Kebijakan itu diambil sebagai langkah antisipasi agar suporter tamu tidak memadati area luar stadion tanpa pengawasan.
“Kuota untuk suporter Persija memang kami siapkan untuk mengantisipasi kejadian seperti saat melawan Persib. Waktu itu banyak supporter datang meski tidak mendapat alokasi tiket resmi,” ujarnya.
Keputusan memberi ruang bagi Jakmania dinilai sebagai langkah kompromi yang penuh risiko. Panpel memilih mengakomodasi kedatangan supporter tamu dibanding mengambil opsi penolakan yang justru dikhawatirkan memicu kerawanan di luar stadion.
Panpel bersama Polres Kediri Kota dan komunitas The Jakmania Kediri juga telah melakukan koordinasi pengamanan. Suporter Persija nantinya ditempatkan di area khusus dan diminta tidak mengenakan atribut klub demi meredam potensi gesekan antarsuporter.
Mereka akan ditempatkan di tribun VIP B dan Utama B dengan akses steril melalui pintu khusus yang dijaga aparat keamanan.
Tri Widodo menilai hubungan historis antara supporter Persik dan Persija menjadi modal penting untuk menjaga situasi tetap kondusif. Ia menyebut relasi kedua kelompok supporter telah terjalin sejak era Divisi Utama awal 2000-an.
Di sisi lain, Persija Jakarta memastikan tidak datang ke Kediri sekadar menjalani laga formalitas. Pelatih Mauricio Souza menegaskan Macan Kemayoran membidik kemenangan meski gagal memenuhi target besar musim ini.
Menurutnya, seluruh pemain dalam kondisi siap tempur dan Persija tetap menghormati kualitas permainan Persik yang dinilai memiliki organisasi permainan solid.
“Kami datang untuk meraih tiga poin. Persik punya kualitas permainan yang bagus dan struktur tim yang rapi,” kata Mauricio.
Sementara itu, pelatih Persik Kediri Marcos Reina menegaskan timnya juga mengusung ambisi besar untuk menutup musim kandang dengan kemenangan di depan publik sendiri.
Ia turut memastikan Jon Toral telah kembali mengikuti latihan bersama tim dan berpeluang tampil, meski kondisi akhirnya masih akan dipantau hingga menjelang pertandingan.
Marcos menyadari Persija memiliki motivasi tinggi untuk menutup musim dengan hasil positif. Namun, ia tidak ingin Persik kehilangan momentum di hadapan ribuan pendukung yang dipastikan memenuhi Stadion Brawijaya.
“Kami akan bermain sangat serius. Ini pertandingan terakhir di Kediri musim ini dan kami ingin memberikan kemenangan untuk supporter,” tegasnya.



