Upaya Mbak Wali Wujudkan Kota Kediri Ramah Disabilitas, Gerkatin Bakal Jadi Mitra Strategis Pemerintah

Bagikan Berita :

KEDIRI — Upaya mewujudkan Kota Kediri yang inklusif dan ramah bagi seluruh lapisan masyarakat kembali ditegaskan. Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, menghadiri sekaligus menyaksikan pelantikan pengurus DPC Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia (Gerkatin) Kota Kediri masa bakti 2023–2028, di Ruang Joyoboyo Balai Kota Kediri, Rabu (8/4/2026).

Pelantikan dilakukan oleh Ketua DPD Gerkatin Provinsi Jawa Timur sebagai bagian dari penguatan peran organisasi dalam mendorong pemberdayaan penyandang disabilitas, khususnya tunarungu, di tingkat daerah.

Dalam sambutannya, Wali Kota yang akrab disapa Mbak Wali itu mengawali dengan menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin dalam momentum Syawal. Ia juga mengapresiasi terselenggaranya kegiatan yang dinilainya sarat makna, tidak hanya sebagai ajang silaturahmi, tetapi juga mempertegas komitmen bersama dalam meningkatkan kesejahteraan penyandang disabilitas.

Ia turut menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran pengurus yang baru dilantik. Menurutnya, amanah tersebut harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, serta keikhlasan, guna mendorong terwujudnya masyarakat Kediri yang inklusif.

Menariknya, meski masa bakti kepengurusan telah dimulai sejak 2023, pelantikan baru terlaksana pada 2026. Wali Kota menilai hal itu tidak mengurangi esensi kerja organisasi, mengingat para pengurus telah lebih dulu menjalankan peran dan programnya.

“Pelantikan ini bukan sekadar formalitas, tetapi momentum untuk semakin meningkatkan kontribusi bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan, seluruh warga Kota Kediri memiliki hak dan peluang yang sama dalam berbagai aspek kehidupan. Karena itu, Gerkatin diharapkan mampu menjadi wadah sekaligus solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi penyandang disabilitas, khususnya tunarungu.

Selain itu, Wali Kota juga mengingatkan pentingnya menjaga solidaritas, memperkuat kebersamaan, serta menjunjung tinggi integritas dalam menjalankan organisasi. Pemerintah Kota Kediri, lanjutnya, berkomitmen menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada kelompok rentan.

Menurutnya, pembangunan yang inklusif hanya dapat terwujud apabila melibatkan seluruh elemen masyarakat. Dalam konteks tersebut, Gerkatin diposisikan sebagai mitra strategis pemerintah.

“Semoga pengurus yang dilantik diberi kekuatan dan kelancaran dalam menjalankan amanah, sehingga dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua DPD Gerkatin Provinsi Jawa Timur, Maskurun, mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Kediri terhadap organisasi penyandang disabilitas. Ia menilai Kediri memiliki potensi besar, terbukti dari kiprah sejumlah anggota Gerkatin yang telah menorehkan prestasi hingga tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional.

Ke depan, ia berharap kolaborasi antara Gerkatin dan pemerintah daerah terus diperkuat, sehingga semakin banyak program pemberdayaan yang dapat dijalankan.

“Terima kasih atas dukungan yang diberikan. Semoga semangat kebersamaan ini terus terjaga untuk mewujudkan Kota Kediri yang semakin inklusif,” pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat dan perwakilan organisasi, di antaranya Kepala Dinas Sosial Kota Kediri Imam Muttakin, Kepala Pelaksana BPBD Kota Kediri Joko Ariyanto, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Adi Sutrisno, Ketua HWDI Kota Kediri Vivi Nurisha Cahyaningtiyas, Ketua DPC Pertuni Kota Kediri Suwarno, serta Ketua DPC Gerkatin Kota Kediri Moch. Irvan Mahendra beserta jajaran pengurus.

Bagikan Berita :