KEDIRI – Rentetan hasil kurang menggembirakan dalam lima pertandingan terakhir membuat Persik Kediri dan pelatih Ong Kim Swee sepakat menghentikan kerja sama lebih cepat. Pengumuman perpisahan ini disampaikan manajemen Macan Putih jelang duel menghadapi Semen Padang sore ini (27/11), yang sekaligus menjadi laga terakhir sang pelatih asal Malaysia.
Di bawah komando Ong sebelum laga tersebut, Persik berada di peringkat ke-13 klasemen sementara dengan torehan 3 kemenangan, 3 hasil imbang, dan 6 kekalahan, serta baru mengumpulkan 12 poin.
Manajer tim Persik Kediri FC, M. Syahid Nur Ichsan, mengatakan bahwa keputusan ini merupakan hasil pembicaraan bersama yang berlangsung secara profesional. Ia menegaskan bahwa dedikasi Ong selama menangani tim menjadi catatan penting bagi klub.
“Kami sangat menghargai kerja keras coach Ong Kim Swee. Meskipun hasil tidak sesuai harapan, beliau selalu menunjukkan profesionalisme dan etos kerja luar biasa,” ujar Syahid.
Sementara itu, Ong Kim Swee menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh elemen klub—mulai dari pemain, staf, hingga para suporter. Pelatih yang sebelumnya pernah menukangi tim nasional Malaysia itu menyebut pengalamannya bersama Persik sebagai momen berharga dalam kariernya.
“Melatih Persik Kediri merupakan pengalaman yang sangat berarti. Dukungan dari suporter, tim, dan seluruh staf membuat perjalanan ini tak terlupakan,” ungkap Ong.
Performa kurang konsisten dalam lima laga terakhir—yang diwarnai hasil imbang dan kekalahan—membuat tekanan terhadap kursi pelatih kian besar. Pertandingan melawan Semen Padang pun menjadi penutup perjalanan Ong bersama Macan Putih musim ini.
Manajemen Persik menegaskan bahwa mereka akan segera melakukan evaluasi lanjutan untuk menentukan sosok pelatih baru. Sementara itu, para pemain diharapkan tetap fokus menjaga performa demi menghadapi pertandingan-pertandingan berikutnya.









