KEDIRI – Kehadiran polisi sebagai pelayan masyarakat ditunjukkan keluarga besar Polres Kediri. Dengan menggelar Operasi Pasar Murah dan Gelar UMKM di Halaman Masjid Agung An Nur Pare, Kamis (07/03). Sejumlah bahan kebutuhan pokok mulai beras, minyak, telur dan kebutuhan dapur dijual dengan harga di bawah pasaran.
Digelarnya operasi pasar murah ini, disampaikan AKBP Bimo Ariyanto sebagai bentuk jalinan kerjasama antara Polres, Pemerintah Kabupaten Kediri, Bulog dan pelaku UMKM didukung BRI.
“Hari ini Polres Kediri bersama Pemkab Kediri, Bulog dan BRI melaksanakan operasi Pasar Murah dan Gelar UMKM. Kegiatan ini juga untuk memajukan investasi UMKM produk lokal masyarakat,” terangnya.
Polres Kediri Pantau Distribusi Sembako

Saat disinggung bila ada kejadian penimbunan sembako terutama beras? Orang nomor satu di Polres Kediri menyatakan dengan tegas. Telah memerintahkan Kasat Reskrim untuk terus melakukan pemantauan dan penyelidikan jika ada oknum melakukan penimbunan bahan pokok.
“Kami akan brantas jika ada spekulan nakal. Satreskrim akan menindak para spekulan atau oknum-oknum yang melakukan penimbunan apalagi menjelang hari Raya Idul Fitri,” tegas AKBP Bimo
Puluhan anggota polisi juga diterjunkan, bahkan dengan ringan tangan turut membantu membantu membawakan belanja sembako. Sedikitnya 16 ton beras disediakan dan setiap warga dibatasi membeli 10 kg atau 2 pak beras.
“Jadi masing masing warga dibatasi membeli 2 pack saja yakni 10 kg,” jelas Arbai Ketua Bidang Penyedia dan Distribusi Bahan Pokok DKPP Kabupaten Kediri.
Sejumlah warga mengaku senang dengan digelarnya operasi pasar murah ini. Mereka pun mengaku harga beras di pasaran cukup tinggi.
“Acara seperti ini sangat membantu masyarakat. Karena ditengah harga beras yang mahal. Kita sangat terbantu adanya pasar murah,” ungkap Nur Bida, warga Desa Pelem Kecamatan Pare.
Jurnalis : Wildan Wahid Hasyim Editor : Nanang Priyo BasukiBagikan Berita :









