Tanamkan Kesiapsiagaan Sejak Usia Dini, BPBD Kota Kediri Gencarkan Goes to School

Bagikan Berita :

KEDIRI — Upaya membangun budaya sadar bencana terus diperkuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kediri melalui Program Goes to School. Program ini menjadi bagian dari strategi mitigasi pra-bencana yang menyasar lingkungan sekolah sebagai garda awal pembentukan karakter tangguh bencana.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Kediri, Joko Arianto, S.E., M.Si., menegaskan bahwa sekolah memiliki peran strategis dalam menanamkan pemahaman kebencanaan secara berkelanjutan. Menurutnya, edukasi sejak usia dini akan membentuk pola pikir dan perilaku aman yang dapat diterapkan hingga dewasa.

Melalui Program Goes to School, BPBD memberikan edukasi langsung kepada siswa, tenaga pendidik, serta seluruh unsur sekolah terkait potensi bencana di sekitar lingkungan mereka. Materi yang disampaikan meliputi langkah-langkah mitigasi dan tindakan yang harus dilakukan saat menghadapi kondisi darurat.

“Sekolah kami pilih sebagai sasaran karena kami ingin membangun budaya sadar bencana sejak dini. Pengetahuan yang diperoleh siswa di sekolah juga bisa diteruskan kepada keluarga di rumah, sehingga dampaknya dapat meluas ke masyarakat,” ujar Joko saat dikonfirmasi, Rabu (28/1), di Kantor BPBD Kota Kediri.

Program BPBD Kota Kediri Goes to School telah dibuka sejak awal Januari 2026 dan seluruh rangkaian kegiatan diberikan secara gratis. Hingga saat ini, tercatat sekitar enam sekolah dari berbagai jenjang—mulai PAUD, TK, SD, SMK hingga SLB—telah mendaftarkan diri dan masih menunggu jadwal pelaksanaan.

Dalam pelaksanaannya, BPBD tidak hanya memberikan materi secara teoritis, tetapi juga mengombinasikannya dengan praktik langsung. Sosialisasi disesuaikan dengan potensi bencana di masing-masing sekolah, seperti gempa bumi dan banjir, termasuk pengenalan jalur evakuasi serta teknik berlindung yang aman sesuai standar kebencanaan.

“Selain sosialisasi, kami juga menggelar simulasi kebencanaan. Mulai dari latihan evakuasi, penggunaan tas siaga bencana, hingga penanganan korban darurat secara sederhana sebelum tenaga medis tiba,” jelasnya.

Sekolah yang ingin mengikuti program ini cukup mengajukan surat permohonan resmi kepada BPBD Kota Kediri. Informasi lengkap, termasuk contoh surat permohonan dan kontak resmi BPBD, dapat diakses melalui laman https://s.id/bpbdkotakediri atau media sosial resmi BPBD Kota Kediri.

Tak hanya diminati dunia pendidikan, program ini juga menarik perhatian instansi lain. Salah satunya PLN, yang mengajukan permohonan edukasi kebencanaan guna meningkatkan kesiapsiagaan petugas dan satuan pengamanan dalam menghadapi situasi darurat seperti kebakaran maupun gempa bumi.

jurnalis : Anisa Fadila
Bagikan Berita :