Satgas Anti Money Politic Satreskrim Polres Kediri (Faustav Imaniarta Wijaya)

Sukseskan Pilkada Serentak Tanpa Jual Beli Suara, Polres Kediri Bentuk Satgas Anti Money Politic

Bagikan Berita :

KEDIRI — Demi suksesnya Pilkada Serentak di Kabupaten Kediri, yang tertib, damai, dan kondusif. Polres Kediri membentuk Satuan Tugas (Satgas) Anti Money Politic. Keterangan ini disampaikan Kapolres Kediri AKBP Bimo Ariyanto melalui Kasat Reskrim AKP Dr. Fauzy Pratama, Kamis (21/11).

Dijelaskannya, bahwa Satgas Anti Money Politik ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat sekaligus menegakkan aturan terkait larangan terjadinya praktik jual beli suara.

“Satgas ini kami bentuk sebagai upaya preventif untuk mencegah perbuatan yang memanfaatkan uang dalam kontestasi politik. Harapannya, dengan edukasi yang masif, masyarakat lebih paham dan sadar akan bahaya serta konsekuensi dari money politik,” ujar AKP Fauzy.

Diterangkan Kasat Reskrim, yang membedakan antara Satgas Anti Money Politik dan Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu).

“Kalau Gakkumdu itu gabungan antara Kepolisian, Kejaksaan, dan Bawaslu, fokusnya lebih kepada penegakan hukum. Sedangkan Satgas Anti Money Politik ini adalah inisiatif Polres Kediri yang lebih menitikberatkan pada upaya preemtif dan preventif, seperti edukasi masyarakat agar memahami larangan money politik sesuai undang-undang pemilihan,” jelasnya.

Meski berbeda, keduanya tetap berjalan selaras. Jika Satgas menemukan indikasi pelanggaran di lapangan, kasus tersebut akan diteruskan ke Sentra Gakkumdu untuk diproses sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Satgas ini memiliki kewenangan utama di level preemtif dan preventif. Namun, jika ditemukan pelanggaran seperti tindak tangkap tangan, Satgas akan segera berkoordinasi dengan Gakkumdu untuk langkah hukum lebih lanjut.

“Jika ada temuan atau laporan dari masyarakat, Satgas akan mengamankan barang bukti dan melaporkannya ke Gakkumdu untuk diproses sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP),” tambahnya.

Polres Kediri berharap dengan keberadaan Satgas ini, masyarakat semakin sadar pentingnya menolak politik uang yang dapat merusak integritas Pilkada. Langkah ini sekaligus menjadi wujud komitmen Polres Kediri dalam menjaga demokrasi yang bersih dan berintegritas.

jurnalis : Faustav Imaniarta Wijaya
editor : Nanang Priyo Basuki
Bagikan Berita :