hasil poling hingga Minggu (18/02) pukul 21.00 wib

SAPMA Pemuda Pancasila Gelar Jajak Pendapat Kandidat Calon Walikota Kediri Periode 2024 – 2029

Bagikan Berita :

KEDIRI – Sebagai bentuk mewujudkan negara berdemokrasi, DPC SAPMA Pemuda Pancasila Kota Kediri menggelar jajak pendapat. Untuk mengetahui para kandidat, sesuai harapan masyarakat untuk duduk sebagai Walikota Kediri periode 2024 – 2029. Dari serangkaian wawancara mewakili komunitas tertentu, kemudian disodorkan sejumlah nama memiliki peluang.

“Harapan adalah doa, dan kita hidup di negara demokrasi. Siapapun berhak menyampaikan aspirasinya. Momen Pemilu kemudian dilanjutkan Pilkada Serentak pada November nanti. Besar harapan kami, muncul kandidat calon telah dikenal masyarakat dan memiliki rekam jejak luar biasa bagi Kota Kediri,” ungkap Bagus Romadhon, Ketua DPC SAPMA dikonfirmasi Minggu (18/02).

Bahwa jajak pendapat kemudian disebut poling ini murni dilakukan tanpa rekayasa ataupun pesanan pihak manapun. Sejumlah nama yang muncul, murni merupakan usulan warga yang ditemui.

Diterangkan Bagus, sebut saja Reza Darmawan merupakan politikus Partai Gerindra, Tintus Radityo Kusumo merupakan Ketua HIPMI Kota Kediri, Adi Suwono selaku Ketua DPD NasDem Kota Kediri, Ferry Silviana merupakan istri walikota dua periode Abdullah Abu Bakar.

Kemudian Gusseto Ajie Bimo Pramana merupakan anak Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Kediri Agus Sunoto, Ronny Siswanto selaku Ketua DPD PSI Kota Kediri dan Ashari selaku Ketua DPD Demokrat.

“Saya tidak tahu jika ada poling. Saya kira awalnya hoax. Yang jelas itu bukan pesanan dari saya. Ternyata teman-teman dari SAPMA Pemuda Pancasila yang membuat,” ucap Ashari, dikonfirmasi terkait hasil poling bahwa namanya dalam urutan teratas.

https://pollingkita.com/polling394154-polling-bakal-calon-walikota-kediri-2024

Hingga pukul 21.00 wib, ternyata peminatnya luar biasa mencapai 2.040 suara telah mengisi poling. Dengan unggulan teratas Ashari mendapat 788 suara, Ronny Siswanto mendapat 392 suara, Ferry Silviana mendapat 281 suara, Gusseto Ajie Bimo Pramana mendapat 230 suara, disusul Reza Darmawan mendapat 182 suara, Adi Suwono mendapat 103 suara dan terakhir Tintus meraih 64 suara.

“Kami belajar dari pemilihan Bupati Kediri, dimana tidak ada lawannya alias bumbung kosong. Kami berharap demokrasi berjalan dengan baik, karena sumber anggaran penyelenggaran demokrasi merupakan uang pajak rakyat,” terang Bagus Romadhon.

editor : Nanang Priyo Basuki   
Bagikan Berita :