Reuni Akbar SMP Daha 1 Kediri Satukan Alumni Lintas Generasi, Ada Misi Besar untuk Almamater

✓ Link berhasil disalin

KEDIRI — Reuni tak selalu berakhir pada nostalgia dan cerita masa lalu. Bagi alumni SMP Pawyatan Daha 1 Kediri, pertemuan lintas generasi menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan sekaligus menyatukan langkah demi mendukung kemajuan almamater.

Semangat tersebut mewarnai Reuni Akbar Paguyuban Alumni SMP Daha 1 (PASDA-1) yang digelar pada Sabtu (17/10). Ratusan alumni dari berbagai angkatan dan daerah berkumpul melalui kegiatan jalan sehat yang dimulai dan berakhir di lingkungan sekolah.

Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati yang hadir dalam kegiatan itu mengapresiasi inisiatif para alumni dalam menjaga hubungan persaudaraan yang telah terjalin sejak masa sekolah. Menurutnya, reuni menjadi kesempatan untuk kembali terhubung dengan teman lama sekaligus menikmati kebersamaan.

“Kegiatan silaturahmi ini bisa mempererat hubungan kita dengan teman-teman kita, kemudian di sisi lain tentunya ini juga bisa memperpanjang umur kita,” ujar Vinanda.

Ia mengajak peserta mengikuti jalan sehat dengan santai agar dapat menikmati suasana kebersamaan dan mengenang masa-masa sekolah. Kegiatan tersebut menjadi pembuka rangkaian reuni sebelum resepsi dan pengukuhan pengurus baru PASDA-1 pada malam hari.

Satukan Alumni, Perkuat Kontribusi untuk Sekolah

Ketua PASDA-1 periode sebelumnya, Wahab CB, mengatakan reuni akbar menjadi kesempatan untuk mempertemukan kembali alumni yang selama ini tersebar di berbagai wilayah. Selain mempererat silaturahmi, pertemuan tersebut diharapkan membuka peluang sinergi dan kolaborasi untuk mendukung perkembangan sekolah.

“Alhamdulillah, yang datang tadi dari berbagai daerah bisa rawuh, bisa hadir untuk bersilaturahmi, bersinergi, dan berkolaborasi dalam rangka bagaimana almamater kita ini juga bisa ikut berkembang. Para alumni juga bisa saling bersilaturahmi, saling mengenal, dan saling mendukung satu sama lain,” tutur Wahab.

PASDA-1 dibentuk pada 2012 sebagai wadah untuk menyatukan alumni SMP Pawyatan Daha 1. Setelah reuni sebelumnya pada 2018, pertemuan kali ini menjadi reuni akbar ketiga yang mempertemukan alumni lintas angkatan.

Bagi Wahab, reuni bukan hanya soal melepas rindu, melainkan juga kesempatan menyaksikan kembali kondisi teman-teman lama yang masih sehat dan bersemangat. Ia berharap pergantian kepengurusan dapat menjaga keberlangsungan paguyuban sekaligus meneruskan nilai kebersamaan yang telah dibangun selama ini.

Ingin Kembangkan Potensi dan Nama Baik Almamater

Semangat memperkuat hubungan alumni juga menjadi perhatian panitia. Ketua Panitia Jalan Sehat Reuni Akbar, Kardiyat, dari angkatan 1983, mengatakan kegiatan tersebut melibatkan alumni dari angkatan 1973 hingga 2026.

Menurutnya, reuni diharapkan menjadi pintu masuk bagi kontribusi yang lebih luas, baik untuk sekolah maupun masyarakat.

“Kami ingin memberikan kontribusi kepada almamater dan masyarakat luas. Kami juga ingin menjaga kolaborasi antara SMP, almamater, dan alumni,” kata Kardiyat.

Ia menilai persaingan antarsekolah yang semakin ketat menjadi salah satu tantangan yang perlu dihadapi bersama. Karena itu, alumni ingin turut mendorong pengembangan SMP Pawyatan Daha 1, termasuk menggali potensi kesenian yang dimiliki sekolah agar tetap relevan dengan perkembangan zaman dan menarik minat calon peserta didik.

Selain pengembangan potensi sekolah, pendataan alumni menjadi langkah penting untuk membangun komunikasi yang lebih terorganisasi. Dengan jaringan yang semakin kuat, alumni diharapkan dapat saling bertukar informasi, memberikan masukan, serta mendukung peningkatan mutu pendidikan dan pengembangan almamater.

Kepala SMP Pawyatan Daha 1 Kediri, Prayitno Joko Waluyo, menyambut positif kepedulian para alumni. Menurutnya, hubungan emosional dengan sekolah tidak seharusnya terputus meskipun para alumni telah lama meninggalkan bangku pendidikan.

“Acara ini bukan sekadar konsep para alumni atau ajang silaturahmi untuk menjalin persaudaraan, tetapi juga menunjukkan kepedulian terhadap almamater,” ungkap Prayitno.

Ia berharap komunikasi dan kolaborasi antara sekolah dengan para alumni dapat terus terpelihara sehingga upaya menjaga eksistensi dan memajukan sekolah bisa dilakukan secara berkelanjutan.

Jalan Sehat hingga Pentas Seni Siswa

Reuni akbar tersebut juga diisi dengan berbagai kegiatan yang melibatkan alumni dan warga sekolah. Jalan sehat mengambil rute dari SMP Pawyatan Daha 1, Gang Carik Banjaran, Jalan Slamet Riyadi, Jalan Adi Sucipto, Jalan HOS Cokroaminoto, kemudian kembali ke sekolah.

Setelah jalan sehat, peserta mengikuti senam bersama dan menyaksikan penampilan PPST Mustikaning Daha serta sejumlah ekstrakurikuler siswa. Pertunjukan tersebut meliputi band, Tari Golek Ayun-Ayun, Tari Glipang, Pramuka, dan Palang Merah Remaja (PMR).

Rangkaian acara ditutup dengan pemberian tanda kasih kepada guru purna tugas dan pembagian hadiah doorprize.

Lebih dari sekadar pertemuan untuk mengenang masa sekolah, Reuni Akbar PASDA-1 menjadi pengingat bahwa hubungan antara alumni dan almamater dapat terus tumbuh melampaui perbedaan angkatan dan jarak. Melalui komunikasi yang terjaga serta kolaborasi berkelanjutan, para alumni diharapkan dapat mengambil peran dalam mendukung masa depan SMP Pawyatan Daha 1 Kediri.

Jurnalis: Anisa Fadila