Divaldo Alves ditunjuk sebagai kepala pelatih, Jan Sarigih kembali sebagai asisten (Nanang Priyo Basuki)

PSM ‘Disuguhi’ Tiga Poin, Pelatih Anyar Persik ‘Dikado’ Boikot

Bagikan Berita :

KEDIRI – Jelang menjamu PSM Makasar, pelatih anyar Persik Kediri, Divaldo Alves bakal diuji kemampuannya di Stadion Brawijaya pada Jumat malam besok. Bukan lawan mudah, karena tim berjuluk Juku Eja usai melibas Persib Bandung dengan skor cukup mencolok.

Namun, bagi Coach Alves, dia menyampaikan siap beradu taktik dengan sahabat dekatnya, Bernardo Tavares melatih tim tamu. Tentunya ini ajang pembuktian, karena laga sebelumnya tim Macan Putih kalah 4-0 dari Bali United. Apakah PSM Makasar akan pulang dengan membawa tiga poin? atau Coach Alves berhasil membuktikan kualitasnya sebagai pelatih dan juga mantan pemain.

Ditemui jelang latihan perdana, Selasa (30/08), pelatih asal Portugal ini mengaku cukup senang bisa kembali ke Indonesia dan berharap bisa membantu Macan Putih memperbaiki performa tim. “Saya sudah melanglang buana ke beberapa tempat seperti Arab, Eropa, Malaysia dan sekarang kembali kesini, saya sudah merasa seperti orang Indonesia dan senang bahwa saya disambut dengan baik.

Lalu apa langkah terdekat akan dilakukan? “Sekarang saya di Persik Kediri targetnya bukan bicara peringkat, yang terpenting ke posisi yang lebih baik. Tentu di awal saya harus mengembalikan mental para pemain, kami akan fokus dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya. Saya yakin kemampuan anak-anak masih bisa dimaksimalkan,” ujarnya.

Menurutnya, partai melawan PSM Makassar tidak akan mudah dan menyebut laga ini ibarat final baginya.“Saya berkesempatan menonton Persik di laga terakhirnya dan memang ada beberapa masalah, tetapi saya tekankan kepada seluruh anggota tim, baik pemain maupun official agar tidak lagi melihat ke belakang, waktunya bekerja lebih keras dan memulai dari nol lagi,” tambahnya.

Justru kabar kini berkembang, pada laga tersebut sejumlah suporter menyatakan tidak akan mendukung secara langsung. Beberapa Persikmania mengaku marah atas prestasi Persik dan menyatakan boikot hingga mampu bangkit dari posisi juru kunci sementara.

editor : Nanang Priyo Basuki
Bagikan Berita :