Kasat Reskrim AKP Achmad Elyasarif Martadinata (foto : Sigit Cahya Setyawan)

Pengalaman Tangani Konflik di Papua, AKP Elyasarif Resmi Jabat Kasat Reskrim Polres Kediri Kota

Bagikan Berita :

KEDIRI – Tongkat estafet kepemimpinan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kediri Kota kini resmi berpindah tangan. AKP Achmad Elyasarif Martadinata dipercaya menjabat sebagai Kasat Reskrim, menggantikan AKP Cipto Dwi Leksana yang mendapat penugasan baru sebagai Kasat Reskrim Polres Bojonegoro.

Perwira lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2015 ini bukanlah sosok baru di dunia reserse. Pria kelahiran Tangerang, 1992, tersebut telah mengasah kemampuannya di berbagai daerah dengan karakteristik wilayah yang beragam, termasuk Papua Barat yang dikenal memiliki dinamika sosial dan tingkat kriminalitas cukup tinggi.

Karier kepolisian Elyasarif dimulai di Polres Sangihe, Sulawesi Utara. Sejak awal penugasan, ia langsung terjun di bidang reserse sebagai penyidik hingga menjabat Kanit Pidana Umum (Pidum). Pengalaman itu menjadi fondasi penting dalam perjalanan kariernya.

Setelah menempuh pendidikan lanjutan di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), ia mendapat amanah tugas di Papua Barat pada periode 2019 hingga 2022. Di wilayah tersebut, ia pernah menjabat sebagai Kasat Reskrim di Sorong serta Kasat Narkoba Polres Manokwari.

“Kurang lebih dari 2019 sampai 2022 saya bertugas di Papua. Banyak pengalaman berharga yang saya dapatkan di sana,” ungkapnya.

Menurut Elyasarif, penugasan di Papua menjadi salah satu fase paling berkesan dalam perjalanan kariernya. Selain harus menangani kasus kriminalitas yang cukup tinggi—terutama kasus 3C (pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor)—ia juga dihadapkan pada perbedaan budaya dan penerapan hukum adat yang kuat.

“Penegakan hukum di sana tidak bisa disamakan dengan daerah lain. Ada hukum adat yang juga harus menjadi pertimbangan dalam mengambil kebijakan,” jelasnya.

Ia bahkan masih mengingat betul momen pertamanya menginjakkan kaki di Papua Barat. Saat itu, situasi sedang memanas akibat kerusuhan yang dipicu isu rasisme terhadap masyarakat asli Papua.

“Baru datang, langsung menghadapi kerusuhan. Itu pengalaman yang sangat membekas. Dari situ saya belajar banyak tentang manajemen konflik dan bagaimana menjaga situasi tetap terkendali,” tuturnya.

Usai bertugas di Papua Barat, Elyasarif melanjutkan penugasan di Bareskrim Polri. Pada 2025, ia dimutasi ke Jawa Timur sebagai Panit II Unit IV Subdit I Ditreskrimsus Polda Jatim, sebelum akhirnya dipercaya memimpin Satreskrim Polres Kediri Kota.

Menariknya, perjalanan hidup Elyasarif tidak sepenuhnya mulus menuju institusi kepolisian. Setelah lulus SMA, ia sempat mengenyam pendidikan di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, mengambil jurusan Teknik Informatika.

“Dulu sempat bercita-cita jadi olahragawan, dokter, bahkan tentara. Saya juga sempat mendaftar IPDN dan Akmil. Akhirnya justru diterima di Akpol,” kenangnya.

Ia mengaku hanya menjalani kuliah selama setengah tahun sebelum memutuskan fokus mengikuti pendidikan kepolisian. “Mungkin memang sudah jalannya,” ujarnya.

Di luar kesibukan dinas, Elyasarif dikenal gemar berolahraga. Salah satu olahraga yang kini rutin ia tekuni adalah padel, olahraga yang tengah populer di berbagai kalangan.

Kini, dengan pengalaman panjang yang ditempa dari Sulawesi hingga Papua, Elyasarif membawa semangat baru dalam memimpin Satreskrim Polres Kediri Kota. Ia menekankan pentingnya pendekatan pencegahan serta menjaga harmoni sosial di tengah masyarakat Kota Kediri yang heterogen.

“Kota Kediri ini kota terbuka, banyak pendatang. Jangan sampai terjadi konflik atau gesekan sosial. Semua pihak harus saling menjaga,” tegasnya.

Ia pun berkomitmen menjalankan tugas sesuai arahan pimpinan serta kebutuhan wilayah. Harapannya, selama masa pengabdiannya di Kota Kediri, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga.

“Semoga selama saya berdinas di Kota Kediri, situasi tetap kondusif, aman, dan optimal,” pungkasnya.

Dengan rekam jejak yang kaya pengalaman di berbagai wilayah, kehadiran AKP Achmad Elyasarif Martadinata diharapkan mampu memperkuat kinerja Satreskrim Polres Kediri Kota dalam menjaga stabilitas keamanan serta memberikan rasa keadilan bagi masyarakat.

Bagikan Berita :