KEDIRI – Jabatan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kediri ditempati oleh orang baru. Sebelumnya, diisi Pejabat Pelaksana Tugas (Plt), Dyah Saktiana, kini digantikan Ariyanto. Sebelumnya menjabat Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin pada Dinas Sosial Kabupaten Kediri
Pada kesempatan ini, Ari demikian sapaan akrabnya saat ditemui di ruang kerjanya, kemarin. Justru mengaku tidak menyangka akan mendapatkan amanah sebagai plt Kadinsos.
“Kalau cita cita sebenarnya semenjak kecil ingin menjadi guru, kebetulan kakak pertama jadi guru. Kemudian di rumah juga kebiasaan membantu seperti ngelesi pelajar,” jelasnya
Namun, karena kesulitan ekonomi keluarga, terpaksa Ari harus banting stir menghapuskan cita-citanya.
“Karena saya suka berhitung, keinginannya masuk di STAN. Usai menyelesaikan pendidikan di SMEA jurusan akuntansi. Karena ekonomi orang tua saat itu sedang jatuh, akhirnya saya harus usaha sendiri,” terang Ari
Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dan biaya sekolah. Ari sempat menapaki kehidupan keras di Surabaya. Ia bekerja sebagai sales pelindung layar anti radiasi pada komputer. Ia dengan tekun menjajakan produk tersebut secara dor to dor
“Kebetulan kakak saya tinggal di Surabaya dan disana saya juga bekerja keras sebagai sales pelindung layar komputer anti radiasi berkeliling door to door. Karena dengan pekerjaan ini saya bisa memenuhi kebutuhan saya dan untuk sangu sekolah,” jelasnya
Berkat usaha kerasnya, pria yang memiliki hoby membaca puisi ini bisa melanjutkan karirnya di bidang kepegawaian. Tepatnya pada tahun 1996, gurunya menyarankan untuk mendaftar sebagai CPNS dan ia dinyatakan diterima.
“Sesuai saran guru saya untuk daftar CPNS dan Alhamdulillah diterima. Sebenarnya pengen kuliah, akan tetapi ketika diterima PNS ini, tidak jadi kuliah,” terang Ari
Lalu terkait program kerja akan dilakukan di dinas dipimpinya, Ari akan fokus peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Seperti pelayanan disabilitas, keluarga pra sejahtera dan masyarakat kurang mampu pada umumnya.
“Kalau dari tingkat kesehjateraan, saya kira masyarakat di Kabupaten Kediri perlu diberikan edukasi dalam penerimaan bantuan. Harapan pemerintah supaya tetap sasaran, tetapi masyarakat penerima tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya. Kemudian jangan bergantung pada program bantuan,” ungkapnya.
Jurnalis : Wildan Wahid Hasyim Editor : Nanang Priyo BasukiBagikan Berita :









