KEDIRI – Puluhan warga mendatangi rumah kost Grand Putri Silvi berada di Jalan Raung Kelurahan Bandar Kidul Kecamatan Mojoroto pada Rabu (01/06). Mereka menduga bahwa tempat kost ini dijadikan ajang mesum bagi para penghuninya. Atas dasar aduan, Satpol PP Kota Kediri segera mendatangi lokasi dan mengamankan sedikitnya 16 pasangan anak muda rata-rata belum berusia dewasa.
Kegelisahan warga akhirnya tidak tertahan, massa pun berkumpul di depan rumah kost yang disewakan per-jam. Bahkan sejumlah warga berniat membakar rumah kost milik Ika sebenarnya bukan merupakan warga setempat. “Kita sudah geram, sudah diingatkan beberapakali tapi tetap saja,” ucap Yolanda, warga setempat.
Begitu anggota Satpol PP datang, akhirnya satu persatu pasangan diminta keluar dan diamankan ke Mako Satpol PP. “Kami temukan bukti mereka menyewa kamar dan rata-rata merupakan warga Kediri,” ucap Agus Dwi Ratmoko, Kabid Trantibum Satpol PP dikonfirmasi di lokasi kejadian. Hingga berita ini diturunkan, warga masih berkumpul di depan kamar kost berada di utara bekas bangunan Rumah Sakit Islam Al Arofah.
“Kami curiga adanya keluar masuk orang, sempat tertera ada tulisan sewa kamar per-jam. Sebelah ada musala kemudian utaranya akan dibangun pondok pesantren. Kemudian ada kabar kamar kost ini dijadikan home stay berarti seperti hotel. Sempat kami adukan ke kelurahan dan tiga pilar. Kemudian saat Bulan Puasa Ramadhan terakhir kali kami datangi. Warga sering menemukan alat kontrasepsi, salep obat oles hingga bungkus obat kuat,” ucap Imam Dahroni, Ketua RT. 05 RW 07.









