KEDIRI – Rombongan tim Pemerintah Kota Kediri usai menghadiri Rakernas Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) XVII Tahun 2024 di Kota Balikpapan Kalimantan Timur. Telah tiba melalui Bandara Dhoho Kediri, Kamis (06/06)).
Mereka pun berkesempatan sebagai penumpang pertama mencoba pesawat Super Jet jurusan Balikpapan – Kediri. Berdasarkan investigasi tim kediritangguh.co, didapat kabar tidak semua turut anggota rombongan kembali.
Beberapa mendadak memutuskan pulang tidak menggunakan tiket pesawat telah dipesankan. Berdasarkan keterangan sejumlah sumber minta identitasnya dirahasiakan. Menyebutkan Kepala Dinas Perhubungan Didik Catur, salah satu camat dan tentunya para istri pejabat.
Benarkah para istri pejabat ini memakai uang pribadi? bukan uang rakyat?
Alasan apa ke IKN dan Pantai Melawai? padahal tidak ada agenda tim Pemkot Kediri pelesir
pertanyaan berikutnya, diduga ada salah satu pejabat minta tolong ke oknum jurnalis, agar tidak dipublikasikan
“Saya juga kaget saat berangkat, kenapa banyak istri-istri yang ikut. Jika saya kesana karena tugas, fokus pada rakernas. Tidak seperti kabar tersiar, jika saya jalan-jalan ke IKN atau ke pantai, itu tidak benar,” terang Bambang Priambodo, Kepala Dinas Koperasi UMTK dikonfirmasi sesaat usai keluar dari pintu kedatangan.
Begitu juga Asisten Perekonomian dan Pembangunan, HM. Ferry Djatmiko maupun Kepala DPMPTSP, Edi Darmasto malah dijemput oleh istrinya. Pj. Walikota Kediri, Zanariah terlihat buru-buru dan langsung naik mobil dinas AG 1 AP.
Yang juga tidak terlihat Kepala Disperindag Wahyu Kusuma. Namun dari salah satu staf-nya, didapat keterangan turut pulang dalam rombongan. “Yang pakai jaket hoodie dan bermasker tadi, barusan lewat,” ungkapnya.
Selain beredar foto para istri tengah berfoto ria di salah satu pantai dan IKN. Dari sejumlah sumber, didapat keterangan bahwa stand pameran maupun suguhan budaya dipertunjukkan tidak maksimal.
“Terkait kegiatan selama di sana, jangan konfirmasi ke saya. Langsung kepada Kepala Disperindag, yang bertanggung jawab langsung atas kegiatan tersebut,” imbuh Bambang Priambodo.
Entah alasan apa, beberapa anggota rombongan yang saat ini masih berada di Balikpapan. Memilih pulang dengan pesawat terbang, turun di Bandara Juanda. “Ada yang naik kapal laut, turun di Pelabuhan Tanjung Perak,” ungkap salah satu warga Kediri, telah lama tinggal di Balikpapan.
editor : Nanang Priyo BasukiBagikan Berita :









