Ketiga anak diamankan pengurus ranting dan kader PDI Perjuangan (istimewa)

Inilah Tiga Anak Tertangkap Tangan Merusak Gambar Ganjar – Mahfud dan Mencuri Bendera PDI Perjuangan di Turus Gampengrejo, Dodi Banteng : Kenapa Dilepas Polisi?

Bagikan Berita :

KEDIRI – Pengurus Ranting Turus Kecamatan Gampengrejo berhasil mengamankan 3 anak tertangkap tangan. Merusak Alat Peraga Kampanye (APK) berupa banner Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden, Ganjar Pranowo – Mahfud MD, pada Jumat dini hari (22/12). Mereka juga melepas dan membawa kabur bendera PDI Perjuangan yang terpasang.

Maraknya kerusakan APK di sejumlah tempat, menjadikan keresahan PDI Perjuangan Kabupaten Kediri. Sebagai wujud pengabdian para pengurus dan kader kemudian sepakat melakukan pengawasan alat peraga.

Hasilnya saat segerombol anak muda, terlihat merusak APK Ganjar – Mahfud dirobek dengan cara disilet. Bukan itu saja, mereka juga terlihat mengambil sejumlah bendera partai milik PDI Perjuangan. Setelah dilakukan pengejaran, tiga diantaranya berhasil diamankan.

“Pengakuannya buat demo. Lalu ditanya siapa yang menyuruh, pengakuannya berubah-ubah,” ungkap Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri, Dodi Purwanto. Selanjutnya, terang Ketua DPRD Kabupaten Kediri, tiga anak ini diserahkan kepada Polsek Gampengrejo.

Namun kabar beredar, ketiga anak ini justru dilepas oleh pihak polsek. “Pengakuan mereka buat demo, karena tiga pelakunya masih di bawah umur semuanya, akhirnya kami lepas,” jelas Kapolsek Gampengrejo, AKP Iwan Setyo Budi.

Bukankah segala bentuk pelanggaran dalam kampanye merupakan tindak pidana dan seharusnya dilimpahkan ke Sentra Gakumdu. Mendapat kabar jika ketiga pelaku telah dilepas, Dodi Banteng sapaan akrabnya kembali memberikan penjelasan.

“Seharusnya orang tuanya dihadirkan, jangan dilepas begitu saja. Apapun alasannya, karena masih di bawah umur seharusnya orang tuanya dipanggil untuk dilakukan pembinaan. Bahwa yang dilakukan oleh putra-putranya itu salah,”

Jurnalis : Wildan Wahid Hasyim
Editor : Nanang Priyo Basuki
Bagikan Berita :