KEDIRI — Persik Kediri sukses mengamankan kemenangan 2-1 atas PSS Sleman dalam laga di Stadion Brawijaya, Kamis (22/10). Ernesto Gomez menjadi aktor utama kemenangan Macan Putih setelah mencetak dua gol pada babak pertama.
Tampil di hadapan pendukung sendiri, Persik langsung mengambil inisiatif serangan sejak awal pertandingan. Peluang pertama tuan rumah hadir melalui tendangan keras Imanol Garcia, tetapi bola hanya membentur tiang gawang.
Tekanan Persik akhirnya membuahkan hasil pada menit kedelapan. Wasit menunjuk titik penalti setelah Jose Enrique dilanggar Nduwagira di dalam kotak terlarang. Ernesto Gomez yang dipercaya menjadi algojo sukses menjalankan tugasnya dan membawa Persik unggul 1-0.
Namun, keunggulan tersebut tak membuat Persik mampu mempertahankan tekanan secara konsisten. PSS Sleman mulai menemukan celah untuk melancarkan serangan balik. Riko Simanjuntak dan Melvyn Lorenzen beberapa kali mengancam pertahanan tuan rumah.
Upaya tim tamu membuahkan hasil pada menit ke-31. Melvyn Lorenzen berhasil menyambut umpan Gustavo Tocantins untuk menjebol gawang Persik sekaligus mengubah skor menjadi 1-1.
Gol tersebut membuat pertandingan kembali terbuka. Persik berusaha merebut keunggulan sebelum turun minum dan akhirnya mendapatkan hasil yang diinginkan.
Pada menit ke-43, Ernesto Gomez kembali mencatatkan namanya di papan skor. Penyerang Persik itu menyundul bola muntah hasil tendangan Bayu Otto untuk membawa Macan Putih kembali memimpin 2-1.
Dua gol Ernesto Gomez memastikan Persik menutup babak pertama dengan keunggulan. Brace tersebut sekaligus menjadi modal penting bagi tuan rumah untuk menghadapi tekanan PSS pada paruh kedua.
Persik Bertahan dari Tekanan PSS
Selepas jeda, Persik berupaya menambah keunggulan dengan mengandalkan penguasaan bola dan membangun serangan secara bertahap. Eduardo Barbosa dan Ernesto Gomez silih berganti mencoba menembus pertahanan PSS, tetapi belum ada peluang yang berhasil dikonversi menjadi gol tambahan.
Persik juga melakukan perubahan di lini depan dengan menarik Jose Enrique dan memasukkan Sergio Castel. Pergantian itu dilakukan untuk memberikan tambahan tenaga dalam upaya mempertajam serangan.
Sementara itu, PSS Sleman terus berusaha mengejar ketertinggalan. Namun, tim tamu justru menarik keluar Riko Simanjuntak pada menit ke-68, meski pemain tersebut sebelumnya beberapa kali merepotkan barisan pertahanan Persik.
Memasuki menit-menit akhir, PSS meningkatkan intensitas serangan demi mencari gol penyeimbang. Hiromu Tanaka dan Mattheus Fornazari mencoba membuka ruang di pertahanan tuan rumah, tetapi upaya mereka belum membuahkan hasil.
Persik mampu menjaga konsentrasi hingga pertandingan berakhir. Barisan belakang Macan Putih tampil disiplin dalam menghalau serangan lawan sehingga keunggulan 2-1 tetap bertahan sampai peluit panjang dibunyikan.
Kemenangan ini menegaskan peran penting Ernesto Gomez dalam keberhasilan Persik mengamankan hasil maksimal. Ketajamannya dalam memanfaatkan peluang pada momen krusial menjadi pembeda dalam pertandingan yang sempat berjalan ketat tersebut.
Bermain di Stadion Brawijaya, Persik pun berhasil mempertahankan keunggulan atas PSS Sleman hingga akhir laga dan mengamankan kemenangan di hadapan pendukungnya sendiri.
jurnalis : Sigit Cahya Setyawan



